Aksi Cepat Tanggap@actforhumanity

#DermawanBerqurban
.
AKUN RESMI Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap
.
Follow juga @globalzakat @globalwakaf @globalqurban
.
Konfirmasi/ donasi 👇

linktr.ee/actforhumanity

5,395 posts 596,868 followers 1,213 following

Aksi Cepat Tanggap

|| 85.000 Anak-anak Yaman Terancam Meninggal Dunia Akibat Kelaparan ||
.
Yaman. Sekali lagi melalui sedikit tulisan ini, kami mencoba untuk mengingatkan bahwa kehidupan mereka belum baik-baik saja. Setelah empat tahun berselang pasca konflik yang meluluh-lantakkan sebagian hingga seluruh kampung halaman merekam nasib jutaan warga Yaman masih saja terlunta, Kondisi ini berujung kelaparan, gizi buruk hingga malnutrisi yang nahas-nya berujung kematian.

Siapa lagi yang paling sengsara atas bencana kelaparan yang menjangkit Yaman, tentu saja usia anak-anak adalah klasifikasi usia paling rentan. Sejak 2015, estimasi sedikitnya 85.000 anak-anak terancam meninggal dunia akibat kelaparan di Yaman. Data lain menunjukkan, 14 juta warga Yaman (70% dari jumlah populasi warga Yaman) menderita kelaparan, sampai saat ini.
.
*Diolah dari berbagai sumber
.
Ancaman kematian yang mengintai anak-anak di daerah rawan konflik beragam bentuknya, tidak terkecuali Yaman yang tengah berjuang melawan kelaparan. Mari wujudkan kepedulian untuk Yaman melalui :
BNI Syariah 66 00000 200
Mandiri 164 0000 965 592
A.n Aksi Cepat Tanggap
atau
http://bit.ly/bantuyaman
.
.
#LetsHelpYemen
#SaveOneSaveHumanity #Yemen #Humanity #sedekah #donasi


59

Aksi Cepat Tanggap

Duka Jalal, Warga Terdampak Gempa Halmahera Selatan.

Jelang sore hari, sesaat sebelum azan Magrib berkumandang, guncangan gempa besar berkekuatan 7,2 Magnitudo itu masih membuat Jalal trauma. Jalal adalah satu dari ratusan warga Desa Gane Dalam, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang terkena dampak gempa, rumahnya telah rata dengan tanah.

Jalal bercerita, saat bencana gempa terjadi pada Ahad (14/7), dirinya sedang dalam perjalanan pulang usai bekerja. Kekhawatiran langsung muncul, Jalal memikirkan tentang keselamatan keluarganya. “Saya merasa guncangan sangat keras. Saya langsung teringat istri, anak, dan cucu. Sampai di desa, saya langsung lari ke rumah. Alhamdulillah mereka semua selamat, kita punya jiwa tidak apa-apa,” ungkapnya.

Namun, usai memastikan seluruh anggota keluarganya selamat, duka Jalal belum berhenti. Jalal bahkan mengaku menangis ketika mendengar dari sang istri bahwa rumahnya telah runtuh akibat gempa. “Saya tak bisa menahan tangis. Saya bilang ke anak dan cucu saya kalau kita punya rumah sudah rata dengan tanah semua,” papar Jalal.

Simak kisah selengkapnya hanya di news.act.id (swipe u p link di IG story).
.
.
.
.
#BersamaAtasiBencana
#SaveOneSaveHumanity
#HalmaheraSelatan


1

Aksi Cepat Tanggap

Pasukan Zionis Tunggang Langgang Menghadapi Pemuda Palestina!

Ini adalah kejadian di Desa Kufr Qaddom, Palestina; 2 hari yang lalu.

Pasukan Zionis -seperti biasa- menduduki dan mengintimidasi desa-desa di wilayah Palestina. Dengan pakaian dan senjata lengkap, mereka merasa superior dan bisa berbuat apa saja.

Namun pemuda Palestina bukanlah pengecut yang bisa ditindas begitu saja. Bermodal batu, mereka lawan pasukan Zionis hingga lari tunggang langgang meninggalak lokasi pendudukan.

Inilah hal yang sering terjadi di negeri Palestina, namun kau tahu apa yang dikatakan media-media Zionis? 'Palestina adalah teroris'. Sungguh lucu mengatakan perlawanan sebagai teroris. Andai pasukan Zionis tidak mengganggu Palestina, tentu saja mereka tidak akan menyerang dengan batu-batu itu.

Sahabat, perjuangan Palestina tidak pernah padam. Keterbatasan perlengkapan tidak membuat mereka menyerah atas kezaliman. Maka, doa dan dukungan kita pun jangan pernah terhenti dan redup redam.

#LetsSavePalestine
#Palestine
#Humanity
Video: Eye on Palestine


192

Aksi Cepat Tanggap

Menembus lokasi terdampak gempa di Halmahera Selatan, butuh waktu yang tak sedikit, mengarungi jalur laut dan jalur darat selama berjam-jam, dengan biaya perjalanan yang juga tak murah.
Tim Aksi Cepat Tanggap berangkat dari Pelabuhan Babang, Pulau Bacan, menuju Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan dengan menggunakan speedboat.
Sembari melakukan pendataan, Tim DER - ACT juga mendistribusikan bantuan kepada pengungsi terdampak gempa.
Bantuan tak hanya diberikan untuk warga Desa Gane Dalam, tetapi juga untuk warga terdampak di wilayah Gane Luar.
Melansir data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan pada Kamis (18/7), secara keseluruhan jumlah warga yang terdampak gempa di seantero Halmahera Selatan mencapai 54.789 jiwa.
Hampir seluruhnya hingga kini masih berada di pengungsian yang tersebar di beberapa titik. Sementara jumlah yang meninggal dunia ada enam jiwa.


5

Aksi Cepat Tanggap

Mereka seusia, namun kondisi hidup mereka berbeda.

Krisis kemanusiaan membuat banyak anak-anak Suriah hidup di kamp pengungsian tanpa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak, yang sesuai untuk anak-anak seusia mereka.
.
.
Sahabat, mari terus ajari adik-adik dan anak-anak kita untuk bersyukur atas apa yang dimiliki. Serta ajak untuk lebih peduli dengan saudara sesama yang hidupnya tidak seberuntung mereka.

Yuk, salurkan bantuan terbaikmu dan adik-adikmu untuk saudara-sudara kita asal Suriah yang hidup di kamp-kamp pengungsian!

Silahkan salurkan bantuannya melalui
BNI Syariah 66 0000 9009
Mandiri 164 0000 965 550
a.n. Aksi Cepat Tanggap

Atau melalui link berikut http://bit.ly/bantusyria

#LetsHelpSyria
#SaveOneSaveHumanity
#SolidaritasKemanusiaanDuniaIslam


13

Aksi Cepat Tanggap

Namanya Montas Begum, 30 tahun. Sebelum repatriasi ke Rakhine State, dirinya bermukim di Kamp Balukhali, Bangladesh. Suami Begum dan ketiga anaknya dibunuh saat rezim datang secara tiba-tiba dan membunuh nyaris semua orang di kampung halamannya, Tula Tuli, Myanmar.

Begum dan anak perempuan terakhirnya berhasil tetap hidup, namun diharuskan menjalani sisa hidup dengan penuh luka. Seakan menambah parah luka, pelecehan kepada perempuan Rohingya juga dilakukan oleh tentara rezim yang entah dimana berada hatinya..
.
Tula Tuli, Myanmar adalah satu desa dengan jumlah korban tewas cukup parah pada momentum eksodus besar-besaran etnis Rohingya 2017 lalu. 700.000 orang mengungsi di perbatasan dan puluhan ribu orang Rohingya terbunuh.
.
Sumber : The guardian
.
Genosida, penindasan dan intimidasi mungkin sudah terlampau kenyang mereka rasakan. Namun harapan hidup masih ada, pastinya dengan bantuan terbaik dari saudara dekat Indonesia.

#LetsHelpRohingya
BNI Syariah 66 0000 5005
Mandiri 164 0000 965 576
atau
http://bit.ly/letshelprohingya
.
#SaveOneSaveHumanity #SolidaritasKemanusiaanDuniaIslam #Rohingya


25

Aksi Cepat Tanggap

Rawon Akrabkan Suasana Iduladha di Surabaya.

Hangat kebersamaan tercipta di Dapur Qurban-Global Qurban di Kampung Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya. Pada hari tasyrik kedua tahun 2018 lalu, warga di permukiman padat di Surabaya itu membaur, mengolah daging kurban menjadi hidangan khas Jawa Timur: rawon.

Asap mengepul dari dapur, menguapkan aroma rawon. Bumbu hasil racikan pedagang rawon di sekitar Sawunggaling yang juga tak jauh dari Terminal Joyoboyo ini berhasil memikat siapa pun yang berada di sekitar Dapur Qurban.

Achmad Purwanto (58), warga Bumiarjo, tak sabar mencicipi hidangan rawon ala Dapur Qurban. Ia sendiri belum pernah mencicipi rawon racikan pedagang itu, padahal mereka bertetangga. “Meski tetangga, saya baru pertama merasakan rawon seenak ini,” ungkapnya, Kamis (23/8/2018) silam.

Diki Taufik Shidiq dari ACT Jatim mengatakan, sejak awal proses penyembelihan hingga menjadi hidangan siap santap, warga Bumiarjo ini kompak. Mereka saling membahu untuk memproses hewan kurban untuk dinikmati bersama. “Di sini tak selalu tiap tahun ada hewan kurban. Jadi alhamdulillah tahun ini mereka bisa merasakannya bersama,” jelas Diki kala itu.

Simak artikel selengkapnya hanya di news.act.id (swipe up link di IG story).
.
.
.
.
.
#DermawanBerqurban
#BerkahnyaBahagiakanDunia
#GlobalQurban
#SaveOneSaveHumanity


1

Aksi Cepat Tanggap

Seorang pemuda Palestina bernama Nassar Majed Taqatqa meninggal dunia secara MENDADAK di penjara isolasi Zionis laknatullah. Ia meninggal secara misterius pada hari selasa kemarin. Pihak Palestina meminta Zionis bertanggung jawab atas kematian itu, tapi seperti yang sudah-sudah; kita bisa menebak bagaimana ujungnya.

Sementara itu, Perkumpulan Tahanan Palestina (PPC) mengaku telah memperoleh informasi yang membuktikan bahwa Nassar Taqatqa meninggal AKIBAT KEKERASAN ketika berada di penjara Zionis.

Kematian Nassar mengingatkan kita pada data warga Palestina yang ditahan dan wafat oleh Zionis. PPC mencatat, sejak 1967 sedikitnya 220 orang meninggal dunia dalam penjara Zionis laknatullah.

Kejadian ini bukan hal yang langka. Kita sudah sering mendengar kejadian seperti ini namun jangan sampai KITA MENJADI BIASA dengan ini. Tetaplah nyalakan api perlawanan terhadap kezaliman.

Semakin zalim Zionis, semakin besar solidaritas kita dan semakin besar asa kita untuk membantu Palestina! Insyaa Allah.

#Palestine
#LetsSavePalestine
#Humanity


32

Aksi Cepat Tanggap

Perang yang telah terjadi sejak tahun 2015 silam, telah membuat wajah Yaman porak-poranda. Tapi di antara kemelut perang setahun lalu, di hari lebaran Iduladha 2018, Tim Global Qurban sampai ke Yaman. Berlokasi di kota pelabuhan Hodeidah, tim Global Qurban merayakan lebarannya bersama warga Yaman. Sejumlah domba dari dermawan di Indonesia, disembelih di wilayah Hodeidah.

Laporan mitra Global Qurban di Yaman, kondisi terkini warga Yaman makin di ambang krisis. Perang terus terjadi, skalanya semakin luas dan ekstrem, sementara jutaan warga sipil Yaman, tak mampu memenuhi kebutuhan dasar untuk keluarga mereka sendiri.

Insya Allah, sebagai salah satu upaya menjaga ikhtiar membantu warga Yaman, Iduladha tahun 2019 ini Global Qurban akan kembali ke Yaman. Wilayah distribusinya akan menjangkau lebih luas lagi area-area pengungsian.


8

Aksi Cepat Tanggap

Alhamdulillah, ACT kembali mendistribusikan bantuan bahan pangan amanah dari sahabat kemanusiaan untuk warga Yaman yang mendiami wilayah Sana’a. Mereka adalah warga Yaman yang terdampak krisis kemanusiaan parah di negeri Timur Tengah termiskin tersebut.

Bantuan bahan pangan yang didistribusikan berisi gula, tepung, minyak, kacang-kacangan dan sejenisnya. Insya Allah, bantuan bahan pangan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama beberapa bulan ke depan.

Insya Allah, ACT akan terus hadir dengan ikhtiar terbaik untuk membersamai mereka, untuk meringankan derita yang mereka alami akibat krisis kemanusiaan yang telah berlangsung lama. Mohon doa dan dukungan dari sahabat kemanusiaan, agar ikhtiar yang dilakukan bisa dimudahkan oleh Allah Azza Wa Jalla.
#LetsHelpYemen
#SaveOneSaveHumanity
#SolidaritasKemanusiaanDuniaIslam


6

Aksi Cepat Tanggap

Public Figure Indonesia, Dude Harlino, Ammar Zoni dan Anggy Umbara dalam video ini berbicara tentang hikmah ibadah qurban menurut mereka.

Beberapa hari lalu, tim Aksi Cepat Tanggap berkesempatan untuk menemui mereka dalam @kajianmusawarah .
.
"Umat muslim yang mampu dianjurkan untuk berqurban, dan bukan hany menjalankan perintah agama saja, namun ibadah ini diharapkan dapat memberikan manfaat dengan lebih luas" Ujar Dude Harlino

Simak informasi selengkapnya dalam video berikut
.
@dude2harlino
@ammarzoni
@anggy_umbara
.
#DermawanBerqurban
#BerkahnyaBahagiakanDunia #Qurban #Kurban


8

Aksi Cepat Tanggap

Lebih dari 400 sapi kurban terbaik didistribusikan ke wilayah-wilayah prasejahtera di Uganda pada Iduladha 2018 lalu. Daging kurban yang merupakan amanah dari masyarakat Indonesia ini membersamai warga Uganda, yang kebanyakan hanya makan daging dalam satu tahun sekali.

Gashondo Musa merasa cukup beruntung bisa mendapatkan daging kurban pada Iduladha 2018 lalu. Petani yang mesti menghidupi sembilan orang dalam satu rumah di Kota Mpogo, Uganda ini, berterima kasih dengan kehadiran Global Qurban yang membawa daging-daging kurban kala itu. “Alhamdulillah, program ini dapat membantu keluarga saya melewati Iduladha kali ini. Saya dapat paket daging gratis. Paket daging ini juga membantu meningkatkan kesehatan serta nutrisi keluarga saya,” kata Musa pada tahun 2018 lalu.

Permasalahan nutrisi memang menjadi momok di Uganda. Tahun 2019 ini, Menteri Keuangan, Perencanaan, dan Pembangunan Ekonomi Uganda bahkan menyebutkan setidaknya 53% anak-anak Uganda di bawah usia 5 tahun menderita malnutrisi. Sementara 29 persen sisanya mengalami stunting (tubuh pendek). Simak artikel selengkapnya hanya di news.act.id (swipe up link di IG story)
.
.
.
.
.
#DermawanBerqurban
#BerkahnyaBahagiakanDunia


15