melissa gobel@melissa.gobel

Blessed beyond measure 🐝
@calissa_home
@madelline_obsession .

http://www.calissahome.com/

2,071 posts 8,987 followers 1,537 following

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
SURGA MASING-MASING, BUMI MILIK BERSAMA•

Seseorang yang berjasa bagi bangsa baru saja meninggal, DR. Djohan Effendi. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara pada masa presiden Abdurrahman Wahid. Djohan Efendi juga dikenal sebagai pemikir Islam, penggagas toleransi dan pendiri Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP). Visinya agar bangsa Indonesia tetap damai dan sejahtera di tengah berbagai agama dan kepercayaan. Beberapa kali saya mengobrol dengan beliau dan sengaja bertanya hal-hal yang sulit namun beliau jawab dengan bijak, berikut intisari dari rekaman wawancara:•

BAPAK MEMBELA AJARAN SESAT? Setiap agama memiliki patokan sendiri mengenai benar dan salah, jalan lurus dan jalan sesat. Namun, bukan berarti kekerasan terhadap pemeluk agama yang dianggap sesat diperbolehkan. Saya bisa saja tidak setuju sehabis-habisnya dengan ajaran mereka. Tetapi saya harus bela hak hidup mereka sehabis-habisnya juga. Selama kelompok itu tidak melanggar hukum maka kelompok lain tidak bisa menuntut mereka.•

APAKAH SUPAYA RUKUN KITA TIDAK BOLEH MENYEBARKAN AGAMA? Kegiatan menyebarluaskan agama sah-sah saja karena tidak akan mengganggu kerukunan umat beragama. Yang berbahaya adalah jika agama dicampur dengan politik, sehingga agama menjadi alat kekuasaan.•

PLURALISME MELANGGAR PRINSIP AGAMA? Pluralisme bukan berarti kita menganggap semua agama sama, tetapi kita perlu memiliki sikap menerima dan menghargai kehadiran orang lain yang berbeda dengan kita. Tiap agama memiliki pandangan masing-masing tentang surga, itu sah saja, tetapi selama di bumi, kita hidup bersama, jadi kita perlu memelihara kerukunan antar umat beragama. Agama yang isinya dorongan untuk berbuat baik, malah menjadi sumber konflik? Tentu yang salah bukan agamanya, melainkan para penganutnya•

Pak Djohan, perjuangan Anda belum selesai, biarlah kami melanjutkannya, merayakan perbedaan dan melintas batas demi kemanusiaan (Esther Idayanti)


1

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
BUKAN PILIHAN

Ada hal-hal yang kita bisa pilih dalam hidup ini, tapi ada hal yang mau tidak mau harus diterima. Kita bisa memilih baju, tetapi tidak bisa memilih warna kulit. Kita bisa mengatur berat badan, tetapi tidak bisa mengubah tinggi badan.•

Orang yang tidak mengerti ini menyimpan perasaan tidak terima dan hidup tanpa ucapan syukur. Mereka bertanya, "Mengapa Engkau ciptakan saya seperti ini, Tuhan?" Hal yang bukan pilihan:•

(1) KELUARGA. Seperti apapun "reseh"-nya keluarga kita, harus kita terima, karena ini keputusan Tuhan. Lahir di keluarga yang berkecukupan merupakan "priviledge" yang mengandung  tanggung jawab. Lahir di keluarga yang tidak harmonis merupakan kesempatan untuk menempa diri.•

(2) RAS. Kalau ada seseorang yang merendahkan orang lain karena rasnya, sebaiknya ia berhadapan dengan Tuhan saja, karena Tuhanlah yang menentukan.•

(3) BANGSA. Jangan komplain terus tentang bangsa kita, karena Tuhan taruh Anda di sini sebagai bagian dari solusi untuk bangsa ini.•

(4) JENIS KELAMIN. Manusia lahir sebagai pria atau wanita, dan itu bukan "gaya hidup" yang bisa kita pilih.•

(5) KAPASITAS MENTAL. Ada orang pandai yang sombong. Ia lupa bahwa otaknya adalah pemberian! Sebaliknya orang yang kurang pandai, tidak perlu kecil hati, karena Tuhan memberikan keterampilan jenis lain.•

(6) HIDUP SAAT INI. Tidak ada gunanya berkata "Oh enaknya hidup di zaman lalu, tidak ada polusi, anak-anak lebih penurut, dll." Tiap zaman ada masalahnya sendiri.•

(7) WAKTU MENINGGAL. Siapa yang bisa menunda kematian? Bila seseorang meninggal, berarti tugasnya di dunia sudah selesai.•

Yang paling menakjubkan: kita tidak bisa memilih keluarga, ras, bangsa, kepandaian, dll, tetapi kita bisa memilih di mana kita akan habiskan kekekalan kita, di surga atau neraka! Miliki kepastian akan keselamatan, hidup dalam kebenaran, dan pilihlah kehidupan kekal (Esther Idayanti).


0

Under colorful sky of Jakarta after raining with @yunijie @onefinesky ☁️⛅️🌂 Successful rooftop party with the new collections from @adriangan8 and @didibudiardjo
#rooftopparty #megcircleoffriends #onefinesky #friendship #charityevent #childrenofindonesia


3

Yesterday late afternoon @onefinesky sundown rooftop party with beautiful friends
#whiteparty #rooftopparty #onefinesky #friendship #megcircleoffriends #charityevent

Ambiente Indonesia
2

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
KELINCI HITAM•

Kalau saya katakan, “Jangan pikirkan kelinci hitam.” Apa yang ada dalam benak Anda? Tidak peduli betapa kerasnya Anda berusaha, tetap saja yang terbayang adalah kelinci berwarna hitam. Pernahkah Anda perhatikan, semakin kita berusaha berhenti memikirkan sesuatu, semakin sulit untuk melupakan hal itu? Entah itu urusan kenangan dengan mantan, kejadian negatif, kekhawatiran, atau yang lain.•

Hal ini seperti paradoks, tetapi ketika Anda menghindari memikirkan sesuatu, ada bagian dari otak Anda yang bekerja dengan sibuk untuk menaruh pemikiran itu di pojok, lalu otak mencari sesuatu yang lain supaya Anda menghindari pemikiran tsb. Padahal, pada saat yang bersamaan, ada bagian yang terus-menerus memeriksa untuk memastikan bahwa pekerjaan itu dilakukan dengan seharusnya. Dan proses memonitor ini membuat Anda rentan terhadap hal yang sebenarnya Anda ingin lupakan. Lalu bagaimana?•

FILTER. Jangan serta merta memercayai apa yang masuk dalam pikiran Anda. Kalau ada pemikiran “Aku memang orang yang gagal.” Tanyakan pada diri Anda, “Apa benar demikian? Bukankah aku pernah berhasil melakukan ini dan itu. Aku harus berusaha lebih keras.” Atau kalau kekhawatiran muncul lagi, katakan “Apa aku bisa mengontrol masa depan? Tidak bisa. Jadi percuma juga dikhawatirkan.”•

UBAH FOKUS. Kalau tim musuh sudah mendekat, apakah penjaga gawang bisa berpikir hal lain? Satu-satunya yang dipikirkan adalah bagaimana mempertahankan gawangnya. Kalau Anda fokus pada hal lain, pikiran yang tidak diinginkan otomatis tersingkir.•

GANTIKAN. Pikiran kita adalah medan perang yang paling utama. Ketika kita kalah di pikiran, maka kita akan menyerah dalam kehidupan. Karena itu, gantikan pikiran yang keliru dengan Firman Tuhan. Ketika Anda khawatir, ingat ayat yang berkata “Tuhan memelihara” atau ucapkan doa (Esther Idayanti)•

HATI-HATILAH DENGAN APA YANG KAMU PIKIRKAN, KARENA PIKIRANMU MENGATUR KEHIDUPANMU (Proverbs)


0

Someone is turning 6 today 🎂🎉🎈 .... Rachelle you are a bubbly, lovable, and always joyful ... God please protect her and lead her path 🙏🙏
Love you so much Rachelle 😘😘
#rachellegadisnobel #turning6 #15nov2017 #biggirlnow #ariobuwonofamily

Gandhi Memorial Intercontinental School
22

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
PENTING?•

Dwight Eisenhower, mantan presiden Amerika berkata, “Hal yang penting jarang urgen, dan hal yang urgen jarang penting.” Dari pernyataan ini lahirlah matriks “Urgent–Important”. URGEN maksudnya harus ditangani segera. IMPORTANT/PENTING artinya tugas itu mendukung nilai-nilai dan tujuan jangka panjang. Ada empat kategori tugas:•

TIDAK URGEN, TIDAK PENTING, contohnya teman datang ke ruang Anda untuk bergosip atau curhat, atau iseng membuka sosmed saat kerja. Belajarlah berkata “Tidak.”•

URGEN, TAPI TIDAK PENTING, contohnya telepon berdering terpaksa diangkat, orang datang mampir ke kantor Anda untuk bertanya sesuatu, cek pesan di telepon genggam dll. Walaupun interupsi hanya sesaat, tetapi Anda butuh waktu lagi untuk kembali konsentrasi. Jadi lebih baik buat peraturan menerima staf setelah jam makan siang, membuka pesan di telepon genggap tiap 2 jam dll. Dengan demikian Anda punya waktu untuk bekerja penuh konsentrasi di pagi hari.•

URGEN DAN PENTING, yaitu hal penting yang memang harus dilakukan saat itu juga, contohnya dipanggil atasan untuk menghadap. Atau krisis, masalah dan tenggat waktu yang harus dipenuhi saat itu.•

PENTING, TAPI TIDAK URGEN, contohnya membuat rencana kerja, budget, dan evaluasi.  Selain itu juga membangun pemimpin, membina hubungan dengan staf, dan mengambil waktu untuk mengasah pemikiran serta ketrampilan Anda. Banyak orang tidak melakukan hal ini, karena dirasa tidak mendesak. Tetapi bila Anda tidak buat rencana, semua pekerjaan akan jadi “urgent” dan Anda terburu-buru menyelesaikannya dengan kualitas pas-pasan. Kalau Anda tidak belajar dan meningkatkan ketrampilan Anda, suatu saat Anda akan tertinggal oleh pemain baru. Pastikan Anda mengambil waktu untuk hal ini (Esther Idayanti)•

KITA MENGHABISKAN TERLALU BANYAK WAKTU UNTUK HAL URGEN, DAN TIDAK CUKUP WAKTU UNTUK HAL PENTING (Steven Covey)


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
BAD TIME MANAGEMENT•

Ada hal yang lebih berharga dari uang, yaitu waktu.  Orang bisa cari uang lagi, tapi tidak bisa menambah waktu.  Semua orang mendapatkan waktu yang sama, 24 jam sehari. Tetapi beberapa orang bisa mencapai banyak hal, yang lain tidak menghasilkan apapun. Tanpa “time management” yang baik, kita tidak dapat produktif. Penyebab“time management”yang buruk:•

TIDAK PUNYA TUJUAN.  Siapa saja yang datang minta tolong, akan dibantu. Setiap telepon diladeni, setiap curhat didengarkan, setiap tugas diterima. Tidak heran kalau tugas utama justru tidak selesai. Setiap pagi, tetapkan tujuan, apa yang harus selesai hari ini. Bila belum selesai, maka Anda berkomitmen tidak pulang. Dengan demikian Anda akan menolak hal-hal yang tidak relevan dan mendisiplinkan diri supaya bisa menyelesaikan tugas hari itu.  Menurut survey, 97% orang di dunia tidak memiliki tujuan, hanya 3% yang punya tujuan, tetapi total hasil dari 3% orang ini jauh melebihi 97% orang tersebut.•

TIDAK PUNYA MOTIVASI. Mengapa Anda bekerja? Sekedar supaya bisa makan? Memberi kontribusi pada perusahaan dan orang lain? Aktualisasi diri?  Membuat dunia ini lebih baik? Kalau sekedar makan, bekerja biasa-biasa saja sudah cukup. Tapi kalau Anda punya motivasi khusus, maka Anda akan bersemangat dan pekerjaan bukan lagi beban.•

TIDAK FOKUS. Sebentar mengerjakan hal ini, lalu ditinggal untuk mengerjakan hal lain, lalu menerima telpon, dan lupa apa yang tadi dikerjakan.  Vilfredo Pareto, ahli ekonomi Italia, menemukan sistim Pareto, yaitu 80% pencapaian kita adalah hasil dari 20% usaha.  Jadi tidak ada gunanya mengerjakan semua hal dalam satu waktu, berharap bahwa Anda akan mencapai banyak hasil. Managing time is actually managing your focus. (Esther Idayanti)•

ANDA PUNYA WAKTU LEBIH DARI CUKUP. HANYA SAJA ANDA TIDAK MENGHABISKANNYA DENGAN TEPAT.


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
AYAH•

Jendral Douglas MacArthur berkata, “Profesi saya tentara, dan saya bangga akan hal itu.  Tetapi saya lebih bangga lagi, jauh lebih bangga, menjadi seorang ayah.  Seorang tentara menghancurkan untuk membangun sesuatu. Seorang ayah hanya membangun, tak pernah menghancurkan... Harapan saya, ketika saya tidak ada lagi, anak saya akan mengingat saya bukan karena pertempuran, tetapi karena saya di rumah bersamanya untuk berdoa.”•

Seorang ayah memiliki pengaruh besar untuk membangun tetapi juga untuk menghancurkan. Ia memiliki kesempatan terbesar untuk mencintai, tetapi bisa juga menanam benih kebencian.  Ayah adalah figur yang sangat dibutuhkan kehadirannya oleh anak-anaknya, bukan sekedar seseorang yang membawa uang di akhir bulan.•

Menurut penelitian, pengaruh ayah dirasakan bahkan sejak lahir.  Anak-anak yang ayahnya terlibat dalam kehidupan mereka memiliki IQ lebih tinggi, lebih mampu menghadapi stress, memiliki “self image” yang lebih baik, tidak banyak masalah perilaku dibandingkan dengan mereka yang bertumbuh tanpa keterlibatan seorang ayah.  Pengaruhnya terbawa hingga seseorang dewasa, mereka lebih sukses dalam berkarir, keadaan psikologis lebih baik, lebih toleran dan bisa mengerti orang lain, serta memiliki teman akrab dan pernikahan jangka panjang yang sukses.•

Ayah, sediakan waktu buat keluarga Anda, entah itu bermain, makan malam bersama, pergi berlibur, mencuci motor bersama, atau sekedar mengobrol.  Anak-anak membutuhkan ibunya, tetapi mereka juga membutuhkan peran ayah. Menurut psikolog Brett Copeland, Ayah mendorong kemandirian, kompetisi, pengambilan resiko dan pencapaian. Sedangkan ibu memberikan rasa aman dan mendorong kerja sama.  Tidak perlu menjadi seseorang yang hebat, karena apapun keberadaan Anda, seorang ayah adalah pahlawan pertama bagi anak laki-lakinya, dan cinta pertama bagi anak perempuannya.  Selamat hari ayah! (Esther Idayanti)•

SETIAP AYAH HARUS INGAT, SUATU HARI ANAKNYA AKAN MENGIKUTI TELADANNYA, BUKAN NASIHATNYA (C F. Kettering)


1

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
PAHLAWAN JAMAN NOW•

Setiap jaman membutuhkan pahlawannya.  Dahulu orang membutuhkan tentara yang berani mati untuk berjuang dalam kemerdekaan serta pemimpin yang pandai bernegosiasi dan rela tinggal dalam pembuangan seperti Soekarno dan Hatta.  Kini jaman sudah berubah.  Tidak ada lagi penjajah, dan tidak perlu lagi negosiator untuk kemerdekaan bangsa.  Sepertinya pahlawan sudah tidak relevan dan tidak dibutuhkan.  Tetapi sebenarnya, bangsa ini masih membutuhkan pahlawan, bukan untuk merebut kemerdekaan, melainkan untuk mempertahankan keutuhan bangsa.•

Dan repotnya, saat ini ancaman meruntuhkan bangsa tidak datang dari luar, karena dunia pasti mengecam agresi bangsa lain.  Ancaman itu justru datang dari dalam.  Ini yang diramalkan oleh Bung Hatta, “Perjuanganku melawan penjajah lebih mudah, tidak seperti kalian nanti. Perjuangan kalian akan lebih berat karena melawan bangsa sendiri.”•

SATU BUKAN SAMA. Tujuannya adalah menyatukan, bukan menyamakan. Kalau semua dipaksa jadi sama, sudah pasti ada yang protes. Bagaimana mungkin 1340 suku harus adopsi satu budaya, 300 kelompok etnis harus lakukan upacara adat yang sama, harus memeluk agama yang sama, dll.  Menyamakan justru memecah belah. Yang penting satu dasarnya, Pancasila.

SATU TUJUAN. Cara boleh beda, partai tidak sama, tetapi tujuan harus sama, membangun bangsa. Tidak ada hal besar yang bisa tercapai tanpa persatuan. Apa yang kita bisa lakukan?

Mulai dari hal sehari-hari, posting hal-hal yang positif tentang bangsa ini.  Tidak perlu repost komentar para “haters,” karena itu memecah belah. Repost saja prestasi dan kemajuan bangsa saat ini.• •

Hidup jujur dan tanamkan integritas mulai dari keluarga Anda, supaya generasi berikutnya muak terhadap korupsi.•

Beri waktu untuk menjadi relawan sosial, bantu komunitas pra sejahtera, berteman dengan orang yang berbeda dengan Anda.•

Tidak sulit bukan? Anda juga bisa jadi pahlawan, ayo bergerak! (Esther Idayanti)•

KITA TIDAK SAMA, KITA KERJA SAMA 🇮🇩


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
NO APPRECIATION “Max yang baik, ini permintaan terakhirku, semua yang aku tinggalkan... diary, manuskrip, surat, coretan, dan lainnya dibakar saja tanpa dibaca," tulis Kafka Franz, yang merasa hasil karyanya tidak berguna dan tidak diperhatikan. Untunglah sang teman tidak membakar karya-karya Kafka yang setelah kematiannya dikenal sebagai novelis dan penulis cerpen terkenal di abad 20. Kini karya Kafka dipamerkan di sebuah museum di Prague. Kisah yang mirip dengan ini, Van Gogh melukis 2000 lukisan yang bernilai jutaan dolar saat ini. Tetapi ia hanya berhasil menjual satu lukisan semasa hidupnya.•

Ketika tidak ada orang yang memerhatikan dan menghargai hasil kerja Anda, apakah Anda menyerah? Komplain? Memamerkan hasil kerja Anda? Bekerja sekedarnya saja tanpa semangat? Atau Anda tetap melakukan yang terbaik?•

INGAT TUJUAN ANDA. Apakah Anda bekerja untuk menyelesaikan masalah, menolong sesama, aktualisasi diri atau menunjukkan betapa hebatnya Anda? •

JANGAN MENYERAH. Galileo adalah pakar fisika yang dikagumi saat ini, tetapi teorinya ditentang habis semasa hidupnya. Kadang orang tidak menghargai karena mereka tidak mengerti. Butuh waktu untuk orang bisa menyadari nilai sesuatu, dan biasanya itu terjadi bila mereka tidak lagi mendapatkan hal itu. Sayang sekali.•

MULAI DARI ANDA. Orang menginginkan perhatian bagi dirinya bukan orang lain, termasuk kita. Karena itu bila tidak ada yang memerhatikan kita, coba tanyakan pada diri sendiri, apakah kita sudah memerhatikan dan mengapresiasi orang lain?•

BIARKAN HASIL YANG BICARA. Mengorbankan kualitas demi perhatian orang hanya membuang waktu saja. Tetapi bila Anda tetap mempertahankan keunggulan, diperhatikan atau tidak, maka suatu saat apresiasi itu akan datang juga. Keep doing your best! (Esther Idayanti).•

ANDA HANYA BISA LAKUKAN YANG TERBAIK. BILA MEREKA TIDAK BISA MENGHARGAINYA, ITU MASALAH MEREKA, BUKAN ANDA


1

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
UNGRATEFUL•

Tahun 1860, di tengah malam buta, dua kapal bertabrakan di danau Michigan, Illinois.  Sekitar 300 penumpang meninggal dan yang lainnya terapung-apung di danau yang bergejolak.  Seorang mahasiswa bernama Edward Spencer berkali-kali mengarungi air yang sangat dingin untuk menyelamatkan para penumpang.  Selama enam jam ia berenang bolak balik dan 18 orang berhasil diselamatkan sebelum Edward akhirnya pingsan kelelahan.  Ternyata tubuh Edward terluka parah akibat usaha penyelamatan itu, dan ia terpaksa menggunakan kursi roda seumur hidupnya.  Bertahun-tahun kemudian, ketika sang adik mengunjunginya, Edward berkata, “Tak satupun dari mereka yang datang dan berterima kasih.” Keterlaluan!  Mudah-mudahan kita tidak seperti orang-orang yang diselamatkan Edward. Mengapa seseorang kehilangan rasa terima kasihnya?• •

MENJADI BIASA.  Waktu dulu sulit makan karena uang terbatas, kita merasa sangat bersyukur kalau bisa makan dua kali sehari.  Tapi ketika semua sudah berlimpah, makan tiga kali bahkan empat kali sehari menjadi biasa. Lalu kalau makanan sedikit kurang cocok dengan selera kita, mulailah kita komplain. Yang tadinya makan dua kali sehari adalah KESEMPATAN, lalu lama-lama makan tiga kali menjadi KEBIASAAN, dan sekarang makan enak menjadi KEHARUSAN.  Baiklah kita belajar melihat bahwa semua hal dalam kehidupan adalah KESEMPATAN.•

BISA LEBIH BURUK.  Memang semua dalam hidup kita bisa lebih baik, maksudnya sungguh menyenangkan kalau kita punya pekerjaan lebih baik, gaji lebih besar, rumah lebih mewah dll. Selalu tergoda untuk memiliki lebih. Tetapi pernahkah kita pikirkan bahwa bisa jadi semuanya lebih buruk?  Apa yang kita miliki jauh di atas apa yang sebenarnya kita layak dapatkan. Orang yang sulit bersyukur berpikir ia “berhak” mendapatkan, sudah “seharusnya” Tuhan menyediakan.  Padahal sebenarnya hidup ini adalah pemberian semata (Esther Idayanti).•

ANDA TIDAK AKAN PERNAH MELIHAT ORANG YANG TAK BERSYUKUR BISA BERBAHAGIA (Zig Ziglar)


0

Super proud of my girl @madelline_nobel as she took the role as the Lion on "Wizard of oz / The yellow brick road" play last Friday ... love to she her enjoy and exercise her talent in a play 💐🎭🎤
#madellinesarahnobel #ariobuwonofamily #gmisplay #grade11 #gmisstudent #15yearsold #mygirlmyworld #iloveyoumaddy #supertalented #wizardofoz

Gandhi Memorial Intercontinental School
2

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
TERIMA KASIH•

Ada orang bertanya, “Bagaimana saya bisa berterima kasih pada Tuhan dengan keadaan seperti ini?” Keadaan yang sangat sukar kadang membuat seseorang sulit berterima kasih. Tetapi kalau kita menunggu semua beres baru berterima kasih pada Tuhan, maka hal ini tidak akan terjadi. Karena selama di dunia, selalu saja ada hal yang tidak beres dan masalah yang belum selesai.•

SEE IT DIFFERENTLY. Kalau kita dirampok, bukan berkata “Terima kasih Tuhan, saya dirampok.” Hanya orang aneh yang berkata demikian. Tetapi kita berterima kasih, bahwa bukan kita yang merampok. Bayangkan kehidupan seorang perampok, mungkin dia sangat membutuhkan uang, atau dia tidak punya lingkungan yang baik seperti yang kita miliki, dan betapa beratnya hidupnya dikejar-kejar orang.•

SAY IN FAITH. Ketika semua tampak kacau dan tidak seperti yang kita inginkan, mengucap syukur pada Tuhan memang membutuhkan iman. John Wesley berasal dari keluarga baik-baik, ia pintar dan memiliki tampang yang lumayan. Tapi ia agak sarkastik dan sedikit sombong. Suatu saat ketika ia berusia 21 tahun dan kuliah di Oxford University, ia bertemu dengan seorang penjaga sekolah yang sangat miskin. Penjaga sekolah ini hanya memiliki satu jaket di udara yang sangat dingin dan ia tidak punya kasur untuk tidur. Namun orang ini selalu ceria dan bersyukur. Wesley menyindirnya, “Dan apalagi yang kamu bisa ucapkan syukur pada Tuhan?” Penjaga itu menjawab dengan rendah hati sambil tersenyum, “Aku bersyukur bahwa Ia memberikan kehidupan bagiku, hati untuk mencintai-Nya, dan di atas segala sesuatu, kerinduan untuk melayani-Nya!” Wesley tertegun, menyadari bahwa orang ini tahu apa arti ucapan syukur yang sejati. Ucapan syukur adalah pilihan, bukan perasaan (Esther Idayanti).•

KETIKA DITANYA APAKAH GELASKU SETENGAH ISI ATAU SETENGAH KOSONG, RESPONKU ADALAH AKU BERSYUKUR AKU PUNYA GELAS


1

Happy birthday to my most beautiful Mom ... may God continue to bless you with good health, lots of happiness and beautiful heart 😘💐❤️
#ilovemymom #happybirthdaymom #mymomisbeautifulinsideandout #beautifulheart #74yearsyoung

Surabaya Jawa Timur
42

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
MENGHORMATI ORANGTUA•

Ketika kuliah, saya pernah menjadi sukarelawan di rumah lansia. Ada kakek nenek yang sangat ramah, ada yang sangat sulit. Ada yang meminta saya menyambungkan telepon ke keluarganya minta dikunjungi, tetapi telepon ditutup di ujung satunya sebelum sang nenek sempat bicara. Sangat menyedihkan.•

Ada hubungan antara orangtua dan anak yang retak. Luka hati yang disebabkan oleh orangtua semasa seseorang kanak-kanak masih membekas hingga dewasa.  Ada orangtua yang melakukan pelecehan, pilih kasih, merendahkan, atau menterlantarkan anaknya. Bahkan sampai sang anak dewasa, ada saja orangtua yang menekan, merendahkan, memalukan, atau bikin masalah. Bagaimana menghormati orangtua yang sulit dihormati?•

HORMATI KARENA POSISINYA.  Memang sulit menghormati seseorang yang tingkah lakunya atau karakternya tidak terhormat. Tetapi bila orang itu adalah orangtua Anda, Anda perlu menghormatinya karena posisinya sebagai orangtua yang Tuhan pakai untuk memberi kehidupan bagi Anda.•

PERINTAH TUHAN. Perintah Tuhan untuk menghormati orangtua tidak disertai klausa “Bila mereka mencintaimu.” Menghormati adalah sebuah keputusan, bukan perasaan. Keputusan untuk tidak menjelek-jelekkan mereka, bersikap sopan pada mereka, memerhatikan orangtua yang lansia, dll. Tidak perlu “mengaggumi” seseorang untuk bisa menghormatinya. Buktinya Anda bisa bersikap hormat pada orang yang baru Anda temui, walaupun Anda tidak tahu bagaimana tingkah lakunya.•

SESAMA MANUSIA. Apapun yang orang lain lakukan, ia masih manusia yang diciptakan Tuhan, kita tidak boleh menghina dan merendahkannya. Bukan berarti kita membenarkan kesalahannya, tetapi kita tetap melakukan bagian kita dalam hubungan ini.•

Disakiti musuh masih lebih bisa diterima dari disakiti oleh orang yang seharusnya mencintai kita. Tapi menghormati orangtua bukan hanya demi “mereka” tetapi juga demi “kita.” Demi ketenangan dan berkat khusus dari Tuhan (Esther Idayanti)•

HORMATI ORANGTUAMU DAN ANAK-ANAKMU AKAN MENGHORMATIMU


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
WAKTUNYA MEMBERI•

Marquis de Lafayette adalah tentara Perancis yang banyak membantu George Washington dan tentara Amerika dalam perang. Setelah perang berakhir, ia kembali ke Perancis dan melanjutkan hidupnya sebagai pemilik beberapa pertanian. Tahun 1783, terjadi masalah dalam pertanian di daerah itu, sehingga gagal panen dan banyak orang kelaparan. Kebetulan ladang Lafayette tidak mengalami gagal panen. Salah satu pekerjanya mengusulkan, “Karena gagal panen, harga gandum naik. Jadi sekarang waktunya kita menjual.” Tetapi Lafayette memikirkan penduduk di desa-desa sekitar itu yang kelaparan dan berkata, “Bukan. Ini waktunya kita memberi.”•

Orang berpikir, ada waktu memberi, tapi nanti kalau saya sudah lebih kaya. Saya akan jadi relawan kegiatan sosial, nanti kalau pekerjaan tidak terlalu sibuk. Saya akan beri waktu untuk teman yang membutuhkan nanti kalau anak-anak sudah besar dan saya ada waktu. Tentu saya akan lakukan sesuatu nanti kalau saya pensiun. Nanti... •

Tetapi “nanti” belum tentu tiba. Padahal banyak kebutuhan di sekitar kita “sekarang.” Dan sebenarnya bukan “mereka” yang membutuhkan kita, tetapi “kita’ yang butuh berbuat sesuatu untuk orang lain. Sebuah buku yang ditulis ilmuwan dari Notre Dame berjudul “Paradox of Generosity: Giving We Receive, Grasping We Lose,” menulis bahwa semakin seseorang murah hati, semakin ia bahagia, sehat dan menikmati hidup yang bertujuan. Kemurahan hati meningkatkan kesejahteraan seseorang. Kesimpulan ilmuwan itu, “Orang sering berkata kita menambah cinta ketika kita membagikannya. Kemurahan hati seperti itu juga.” Start with what you have, and start now! (Esther Idayanti) •

KALAU KAMU INGIN BAHAGIA SETAHUN, TERIMA WARISAN. KALAU KAMU INGIN BAHAGIA SEUMUR HIDUP, BANTU ORANG LAIN (Confusius)


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
DESPERATE

Akibat ingin kaya, seorang ibu di Wonosobo tertipu oleh dukun. Kata dukun, ada 5 kg perhiasan di rumah ibu itu yang dikuasai makhluk gaib yang bisa dilepaskan. Ibu itu dimintai uang Rp. 5 juta untuk beli sesajen, sebagai gantinya ia dapatkan perhiasan yang ternyata dibeli di pinggir jalan pasar setempat! “Desperate”  adalah keinginan yang begitu besar akan sesuatu, sehingga menjadi sebuah obsesi yang harus terpenuhi, akibatnya:•

BUKAN YANG TERBAIK. “Gak penting lah orang itu seperti apa, yang penting aku menikah.” Lalu ia merendahkan standar, dan menikahi seseorang yang karakternya payah. Memang kita menginginkan penantian segera berakhir. Entah itu menanti pasangan hidup, pekerjaan, anak, ingin sembuh dll. Tetapi jangan “desperate” sehingga nantinya kita menyesal.•

MUDAH TERTIPU karena semua tanda dianggap menjawab keinginannya. Baru sekali telepon, dianggap akan melamar. Dijanjikan keuntungan investasi yang tidak masuk akal, percaya tanpa diteliti.•

MENGHALALKAN SEGALA CARA. Kalau orang sudah sangat “desperate” ingin sembuh, kadang ia tidak lagi peduli cara mendapatkan kesembuhan, sehingga ke dukun pun oke.  Kalau pejabat sangat ingin menang, fitnah, suap, dan apapun juga akan dilakukan.•

Ketika Anda dalam keadaan “desperate,” ingat bahwa bila Tuhan menahan sesuatu dari Anda, mungkin ada alasan yang baik di balik hal itu.  Anda perlu percaya pada “timing”Nya.  Kita hidup di zaman serba instan, sehingga menunggu dianggap merugikan. Padahal menunggu itu perlu.  Mungkin Tuhan menunggu saat yang tepat, sikap yang benar, karakter yang perlu dibentuk, atau menunggu orang lain untuk siap, sehingga semua terjadi indah pada waktu-Nya.•

Bukan berarti menyerah dan melupakan impian Anda, tetapi ketika Anda memutuskan untuk menyerahkan rencana dan keinginan Anda pada-Nya, maka Anda akan temukan kehidupan yang sesungguhnya.  Tuhan ingin Anda “desperate” untuk mencari-Nya. (Esther Idayanti)•

SEMAKIN GENTING KEADAAN KITA, SEMAKIN KITA PERLU PERCAYA PADA TUHAN


0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
HATI SEORANG IBU

Ketika saya dan adik sudah SMP, mendadak mama hamil lagi. Usia mama tidak muda lagi, dan dianjurkan untuk menggugurkan. Keputusan yang sangat berat harus diambil, kadang melibatkan keselamatan jiwa ibu dan janinnya juga. Berbagai anjuran diberikan, tetapi satu pertanyaan sederhana dari seorang pendeta tua, “Apakah sudah dipikirkan bagaimana perasaan Ibu?” •

Orang bisa bilang bahwa janin bukan anak, aborsi aman, kasihan anak itu, nantinya akan meninggal juga, dll. Tetapi hati seorang ibu tidak bisa dibohongi. Begitu ada hasil test positif, hati seorang ibu sudah menghitung anaknya bertambah satu! Bukan setengah, dan bukan “sebuah jaringan.” Menurut Canadian Journal of Psychiatry, ibu yang melakukan aborsi 98% berpotensi mengalami gangguan mental. Mereka cenderung berpikir bunuh diri, ada gangguan “mood”, kecemasan yang sangat, dan kecanduan.•

Lebih dari itu, aborsi juga memengaruhi pernikahan dan seluruh keluarga. Sekitar 30%-50% mengalami gangguan seksual, sakit, kehilangan keintiman, atau justru melakukan seks bebas. Dan karena aborsi menyebabkan depresi, maka seorang ibu akan kesulitan membangun ikatan mental dengan anak-anak yang lain, sehingga ada peningkatan dalam kasus penganiayaan atau pengabaian anak pada ibu-ibu yang aborsi.•

Artikel ini bukan untuk membebani ibu-ibu yang pernah aborsi, karena saya tahu betapa berat keputusan yang harus diambil. Saya pernah mengkonseling seorang ibu yang aborsi, setelah puluhan tahun berlalu, perasaan bersalah dan kenangan itu sulit hilang. Bagi ibu-ibu ini, yakinlah bahwa Tuhan menyediakan pengampunan.•

Artikel ini untuk memberi pertimbangan bagi para calon ibu yang berada dalam posisi seperti mama saya, dan posisi saya juga (pernah mendapat anjuran yang sama). Kisah mama berakhir dengan keguguran secara alami. Kami bersedih tetapi lega. Dan kisah saya berakhir “happy ending” ternyata anak yang dikatakan cacat itu lahir sempurna!

BERAPA LAMA ABORSI BERLANGSUNG? SELAMANYA

Surabaya Jawa Timur
0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
APAKAH ANDA MENDENGARKAN?

Suatu saat, ada dua suku Indian yang sedang dalam konflik besar dan siap berperang. Dua kepala suku saling berhadapan, di belakang mereka pasukan masing-masing suku sudah siap dengan senjata. Di meja terletak sebuah tongkat, "The Indian Talking Stick", siapa yang memegang tongkat itu boleh berbicara, lainnya diam.•

Untuk beberapa saat, tongkat bergantian dipegang oleh kedua kepala suku itu. Pemegang tongkat berbicara, yang satunya diam. Lalu tongkat diletakkan di meja, giliran kepala suku satunya bicara, dan yang lain diam. Tidak ada saling teriak dan memotong. Hal ini berlangsung berjam-jam, tetapi berakhir dengan "happy ending," mereka saling memahami, dan perang tidak perlu terjadi!•

Walaupun orang mungkin terkesan dengan cara Anda berbicara sebagai seorang pemimpin (atau orangtua), tetapi pemimpin yang efektif memiliki ketrampilan untuk mendengar. Mereka tahu bahwa hikmat dan pengetahuan didapatkan dari mendengarkan, bukan dari banyak bicara. Dan fakta serta input untuk mengambil keputusan yang baik juga didapat dari mendengarkan. Kita tidak perlu berpura-pura tahu semuanya dengan banyak bicara.•

Setiap percakapan yang baik dimulai dengan "mendengarkan." Apalagi di era komunikasi dan IT, semua orang ingin bicara, posting dan didengar.  Ingat, dunia ini bukan tentang kita.  Mendengarkan menunjukkan empati, dan dengan mendengar, Anda mendapat hak untuk didengar. Bila ingin memenangkan pembicaraan atau diskusi, siapkan telinga Anda untuk mendengar! (Esther Idayanti)•

SETIAP PEMBICARAAN YANG BAIK DIMULAI DENGAN MENDENGARKAN.

Bandara Internasional Soekarno Hatta
0

#Repost @estheridayanti (@get_repost)
・・・
BAHAGIA
Ketika ditanya apa tujuan hidupnya, banyak orang menjawab: "bahagia." Untuk apa menikah? "Agar berbahagia." Mengapa ingin punya anak? "Supaya melengkapi kebahagiaan kami." Tidak salah ingin hidup "bahagia" yang biasanya didefinisikan dengan perasaan positif ketika semua berjalan lancar, makmur, aman, atau mendapatkan yang diinginkan. Tetapi bila fokusnya adalah "mendapatkan" sesuatu agar bahagia, maka kita rentan untuk tidak bahagia bila kehilangan hal itu. Ada tujuan yang lebih besar dalam hidup, lebih dari sekedar "berbahagia." •

KARAKTER. Tujuan utama tentunya untuk menjadi seperti Tuhan dalam karakter-Nya: penuh kasih, sabar, murah hati dll. Kadang kesulitan dan kehilangan dalam hidup justru membangun kualitas ini.•

MEMBERI. Penelitian membuktikan bahwa orang yang paling bahagia adalah orang yang banyak memberi. Ada hubungan antara kebahagiaan dan murah hati. Hidup bukanlah tentang "mendapatkan" melainkan "memberi." Justru dalam memberi, kita menemukan kebahagiaan. Bukan hanya memberi harta, melainkan memberi waktu, perhatian, doa dll.•

MELAYANI. Fokus hidup bukanlah SAYA, tetapi TUHAN yang terutama, ORANG LAIN, baru SAYA. Arti dan kepuasan hidup tidak didapatkan dengan mengejar keinginan SAYA yang tidak ada habisnya, melainkan melayani TUHAN dan SESAMA.•

BERARTI. Hidup Nelson Mandela dan Gandhi penuh tekanan psikologis, penjara, siksaan. Jelas tidak “bahagia” karena perasaan negatif melebihi yang positif. Tetapi ternyata kehidupan mereka membawa arti yang mendalam dan sangat bermanfaat bagi orang lain. Mereka hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri, dan memberi dirinya untuk orang lain. Kehidupan yang “bahagia” tanpa penuh arti tidak akan bertahan lama. Karena kebahagiaan adalah dampak, bukan tujuan (Esther Idayanti).•

BANYAK ORANG SALAH MENGERTI TENTANG "KEBAHAGIAAN SEJATI." HAL ITU TIDAK DIDAPATKAN MELALUI MENYENANGKAN DIRI SENDIRI, MELAINKAN DEDIKASI PADA TUJUAN YANG MULIA (Helen Keller)


1

Thank you ID12 🙏💐 ... I am greatful and blessed by all of you 💚💙💜... I cherish our friendship forever 😘
#id12 #friendshipismagic #megcircleoffriends #meg50thbirthday #greatfulbeyondmeasure #greatparty #funnight #myhapiness

Cilandak, Indonesia
17

Reminiscing The Colours of Indonesia: Hotel No. 12 last year, ID12 launched a book capturing the success and the festivity of the exhibition. The Hotel No. 12 Presented by ID12 book celebrates the ID12 members’ masterpieces during the exhibition in detail.
-
-
A closer look to the artistic arrangement, the inspirations before the execution and the supportive people behind the scene are all perfectly monumentalized on this book
-
-

For any inquiries of TCOI coffee table book, it is available via online, contact : 0838 9336 4784 ( Rahma)
-
-
#hotelno12coffeetablebook
#tcoi2016coffeetablebook

#tcoi #id12 #thecoloursofindonesia #indonesiandesigner #interior #design #designer #interiordesigner #furniture #exhibition #expo #international #project #premium #senayancity #sency #jakarta #industrikreatif #localtalent #creativeindustry


0