Fareastern Muslimah & Shariah@muslimah_timur_jauh

Opini Islam untuk Muslimah di Asia Tenggara - Regionally connected to the global ummah | Telegram https://t.me/FareasternMuslimah

https://web.facebook.com/MuslimahTimurJauh/

1,871 posts 23,858 followers 143 following

#BAITULMAQDIS HANYA AKAN TERBEBAS DENGAN #JIHAD DAN #KHILAFAH (bag.2)
[...]Maka, senjata wajib dijawab dengan senjata, perang wajib dijawab dengan perang! Yahudi mesti diperangi, dan bumi Palestin mesti diambil kembali. Dan kesemua ini hanya dapat dilakukan dengan jihad fi sabilillah.

Firman Allah (swt), “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir dan mereka yang tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasulnya dan mereka yang tidak beragama dengan agama yang benar (iaitu orang-orang) yang telah diberikan Kitab, hingga mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk” [At-Taubah (9):29]. Inilah satu-satunya penyelesaian wahyu yang benar lagi praktikal untuk masalah Palestin. Sesungguhnya kewajipan melancarkan jihad ke atas entiti Yahudi ini terletak di atas bahu penguasa dan para tentera kaum Muslimin. Namun malangnya, kita melihat penguasa dan tentera tidak bergerak dan tidak melakukan apa-apa! Alangkah besarnya dosa yang mereka pikul atas kelalaian mereka ini!
Justeru, dalam keadaan para penguasa berpeluk tubuh dan para tentera pula kaku dan membisu, wajib ke atas kita untuk terus menyeru dan memuhasabah penguasa dan tentera ini untuk berjihad di jalan Allah untuk membebaskan Palestin dan negeri-negeri kaum Muslimin lainnya.

Saudara-saudara sekalian! Ingatlah bahawa Palestin telah dibuka oleh Umar al-Khattab dengan jihad. Ingatlah bahawa Palestin telah diambil kembali oleh Salehuddin al-Ayubi daripada puak Kristian juga dengan jalan jihad. Justeru, untuk mengambil kembali Palestin dari puak yahudi sekarang, tidak ada jalan lain kecuali dengan jihad fi sabilillah.
Hizbut Tahrir sedang berjuang di seluruh dunia untuk menegakkan kembali Daulah Khilafah. Bantulah dan bergabunglah dengan kami wahai saudaraku sekalian. Marilah kita bahu membahu di dalam menegakkan Khilafah. Apabila Allah (swt) memberikan kemenangannya kepada kita semua dalam masa terdekat dengan berdirinya Khilafah, Insya Allah, Khalifah selaku ketua negara akan mengisytiharkan jihad, bukan sahaja ke Palestin, malah ke seluruh dunia bagi membebaskan umat bumi umat Islam. [Hizbut Tahrir Malaysia]


Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

#BAITULMAQDIS HANYA AKAN TERBEBAS DENGAN #JIHAD DAN #KHILAFAH (bag.1)


Presiden #Amerika Syarikat, ketua kepada segala kejahatan, telah memutuskan dan mengisytiharkan untuk menjadikan Baitul Maqdis, sebagai ibunegara entiti Yahudi. Kita semua maklum bahawa Baitul Maqdis adalah kiblat pertama umat Islam dan merupakan tempat mi’rajnya Rasulullah (saw). Tempat suci itu kini terus dinodai oleh kuffar Amerika laknatullah dengan mengiktirafnya sebagai ibunegara Yahudi yang baru. Sesungguhnya kejahatan Amerika ke atas bumi Palestin sudah tidak terkata dan tidak terkira


Sesungguhnya penjajahan ke atas bumi Palestin sudah terlalu lama dan umat Islam sudah tidak perlu lagi membuang masa untuk mendengar retorik pemimpin yang hanya mengeluarkan kenyataan mengutuk dan mencemuh yang hakikatnya hanyalah sebuah lakonan. Tugas kita kini ialah untuk menyingkirkan para pemimpin yang bacul lagi khianat, yang menjadi batu penghalang kepada perjuangan pembebasan Palestin. Sebarang mesyuarat atau rundingan untuk membincangkan keputusan #Trump langsung tidak berguna. Saat ini Palestin hanya memerlukan ketumbukan tentera untuk membebaskannya daripada cengkaman penjajah


Sesungguhnya masalah #Palestin tidak pernah selesai dan tidak akan selesai dengan jalan yang menyalahi wahyu. Perjanjian khianat di antara pihak berkuasa Palestin dengan entiti yahudi tidak akan menyelesaikan masalah. Hizbut Tahrir telah menjelaskan sejak sekian lama dan #HizbutTahrir tidak akan pernah jemu menjelaskan dan mengingatkan umat Islam bahawa untuk membebaskan bumi Palestin, tidak ada cara lain kecuali dengan jihad fi sabilillah yang wajib dilancarkan oleh pemerintah dan tentera umat Islam. Sesungguhnya bangsa Amerika tidak mengerti bahasa lain kecuali bahasa perang. Dan bahasa perang inilah yang wajib kita sampaikan kepada mereka, bukannya bahasa perundingan! •

Inilah penyelesaian wahyu ke atas masalah Palestin. Palestin merupakan tanah umat Islam yang dirampas oleh Yahudi yang didukung oleh Amerika syarikat. Kaum kuffar itu kini mengawal bumi Palestin dengan persenjataan yang lengkap[...] lanjut bag.2 ↘️↘️ Follow 👉 @muslimah_timur_jauh

#SaveAlAqsa
#savePalestine


5

بسم الله الرحمن الرحيم
The Central Media Office of Hizb ut Tahrir #Campaign

O #Muslim #Armies Al-Quds the Capital of the Khilafah Rashidah Calls upon You Coverage of Hizb ut Tahrir's activities around the world following the announcement of Trump on the night of 6-7/12/2017 recognizing that Jerusalem is the capital of a Jewish state, to emphasize that Jerusalem is the capital of the upcoming Khilafah State upon the methodology of the Prophethood, in which the Messenger of Allah (saw) said in a Hadeeth Shareef, هَذَا الأَمْرُ كَائِنٌ بَعْدِي بِالْمَدِينَةِ، ثُمَّ بِالشَّامِ، ثُمَّ بِالْجَزِيرَةِ، ثُمَّ بِالْعِرَاقِ، ثُمَّ بِالْمَدِينَةِ، ثُمَّ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ، فَإِذَا كَانَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ فَثَمَّ عُقْرُ دَارِهَا، وَلَنْ يُخْرِجَهَا قَوْمٌ فَتَعُودَ إِلَيْهِمْ أَبَدًا» “This matter (Khilafah) will continue after me in Al-Madina, then (move to) Al-Shaam, then to the peninsula, then to Iraq, then to the city (Constantinople), then to Bait-ul-Maqdis. So if it reaches Bait-ul-Maqdis, then it would have reached its (natural resting place); and no people who remove it (i.e. the capital of the Khilafah) from their land will ever get it back again (for them to be the capital again).” To confirm that Palestine in general and the issue of Jerusalem in particular is an Islamic issue that concerns the entire Islamic Ummah from the far east of Jakarta to the west of Morocco to Mauritania, and it is prohibited by the Shariah to make it a nationalistic Arab issue, as it is forbidden to make it a legitimate Palestinian nationalistic issue! The Blessed Land (Palestine) is not only an Islamic land, but the heart of the Muslim Islamic Ummah, and to remind the Muslim Ummah in general and the people of power and capacity (the Muslim armies) specifically, imposing the establishment of the Khilafah Rashidah State (rightly guided Caliphate) who have its obligation upon their necks to mobilize their formidable armies to liberate the Islamic sanctities from the filth of the Jewish entity, making it a thing of the past.

Friday, 20 Rabii al-Awwal 1439 AH (08 December 2017 CE)
http://www.hizb-ut-tahrir.info/en/index.php/hizbuttahrir/14361.html


3

#UZBEKISTAN: SANG #TIRAN KARIMOV TELAH MATI, TAPI REZIMNYA MASIH ADA!

Pada pagi hari tanggal 14 November terjadi penggeledahan massal di ibukota Uzbekistan, Tashkent, terhadap rumah-rumah kaum Muslim yang dianggap terkait dengan partai politik Hizbut Tahrir. Penggeledahan dilakukan selama beberapa hari, mengakibatkan lebih dari 80 orang Muslim ditahan. Setelah dilakukan interogasi yang panjang, 7 orang Muslim ditangkap. Mereka diinterogasi mengenai keterlibatan mereka di Hizbut Tahrir


Mereka yang ditangkap adalah saudara dari salah satu syahid pertama Hizbut Tahrir di Uzbekistan Farhad Usmanov, semoga Allah merahmati beliau. Secara khusus, istrinya Musharraf Khudoiberdiyeva juga ditangkap. Termasuk saudara Farhad, Uzakova Nasiba, putrinya Umida, suami Umida dan anak mereka Muhammadamin termasuk yang ikut ditangkap. Semuanya dijebloskan ke dalam ruang bawah tanah Departemen Dalam Negeri Tashkent, dan mereka tidak diperbolehkan untuk ditemui selama lebih dari seminggu, dan tidak diizinkan untuk diberikan makanan dan pakaian dan pengacara juga dilarang mengunjunginya


Presiden Uzbekistan yang baru, Shavkat Mirziyoyev, untuk mendapatkan bantuan dari sanksi yang diberlakukan terhadap Uzbekistan dari masyarakat internasional di bawah pemerintahan I. Karimov, mencoba untuk menipu rakyat dan masyarakat dunia bahwa dia telah mengubah jalur politik negara tersebut. Yang disebut sebagai organisasi perlindungan HAM, yang merupakan perwakilan PBB mengenai HAM, dan para pejabat tinggi dari Uni Eropa telah mengunjungi negara tersebut, banyak konferensi internasional diadakan dan banyak hal lainnya, namun semua itu hanyalah sebuah drama pertunjukan!


Wahai Kaum Muslim Uzbekistan! Tuhan kita adalah Allah (Swt)! Nabi kita adalah Muhammad ﷺ! Agama kita adalah Islam! Kesejahteraan dan keselamatan kita hanya dengan Islam! Janganlah takut terhadap taghut dan para pegawainya. Allah (Swt) bersama kita! Bersiaplah untuk menghancurkan rezim tiran ini! Bersegeralah bergabung dengan Hizbut Tahrir dan bekerja mendirikan kembali negara Khilafah Rashidah yang berjalan di atas metode kenabian [...] baca utuh di page @muslimah_timur_jauh link di bio 👆 👆


0

Answer to Question
What is going on in #Saudi Arabia? Where does #America stand regarding it?
(Translated)

Answer:

For the answer to be clear we will give a brief about the Saud family and their associations and then move on to the answer:

Al-Saud (Saud family) have been associated with the colonial kaffir since their first rebellion against the Ottoman State as an Islamic state. They attacked and incited with the help of the English colonialists against Kuwait in 1788, Mecca and Medina in 1803-1804 and conquered these lands. They attacked Damascus in 1810, and its residents defended it bravely, but they controlled Aleppo and other cities. They exploited the Wahhabi school of thought in their work, and the English used them to strike the Islamic state. The British exploited the weakness of the Ottoman State and its entry into the First World War in order to strengthen the position of the Saud family against the people of Najd and Hijaz


But after the Americans discovered oil in the country and drooled over their wealth, they began to seek political influence in the country. This was evidenced by the gain of members of the royal family, especially among the heirs of the throne of the sons of Abdul Aziz, the founding king after his death in 1953. Thus, the "Anglo-American conflict" began in the country


Now the American agent Salman managed to take control, and began a process of liquidation for the agents of the English and those who follow them. His predecessor, the former King Abdallah, was associated with the English, and tried to concentrate the English agents in power before his death, but the family tradition of taking office forced him to appoint Salman bin Abdul Aziz as crown prince and to maintain stability in the ruling family


Thus, what is happening in Saudi Arabia under the so-called anti-corruption campaign is to cut off the English and prevent them from plotting a coup attempt or, otherwise, against King Salman and his son the Crown Prince, to keep the influence on the island exclusively for America![...] read the complete article in our page, link on bio 👆 Follow @muslimah_timur_jauh


6

Tren "Kodokushi", #Mati Dalam Kesendirian Terus Tumbuh di #Jepang

Bau busuk tercium saat petugas kebersihan, Hidemitsu Ohshima, masuk ke sebuah apartemen kecil di Tokyo, di mana seorang pria terbaring dan membusuk selama tiga pekan.

Dilansir dari AFP, Kamis (30/11/2017), pria yang diyakini berusia 50 tahun itu meninggal sendirian di kota dengan penduduk lebih dari 10 juta orang, tanpa seorang pun tahu dia telah meninggal dunia.

Dia menjadi korban dari "Kodokushi" atau mati dalam kesendirian, sebuah tren yang terus bertumbuh menimpa kalangan lansia di Jepang. ☡Di Jepang, sekitar 30.000 orang #lansia mati dalam kesendirian per tahunnya. Kodokushi menjadi masalah yang terus berkembang di negeri samurai tersebut. ☡Sebanyak 15 persen lansia di Jepang hidup dalam kesendirian, mereka bahkan hanya berbincang satu kali dalam sepekan. Angka itu lebih tinggi dari jumlah lansia yang hidup sendiri di Swedia, Amerika Serikat, dan Jerman yang berkisar 6-8 %. ☡Dalam tiga dekade terakhir, Jepang menghadapi pangsa rumah tangga penghuni tunggal tumbuh lebih dari dua kali lipat menjadi 14,5 persen dari total populasi, kenaikan tersebut terutama didorong oleh pria berusia 50-an dan wanita berusia 80-an atau lebih. ☡Tingkat pernikahan juga menurun. Para pakar meyakini banyak pria khawatir pekerjaan mereka terlalu genting untuk menetap dan memulai sebuah keluarga. ☡Selain itu, lebih banyak wanita memasuki dunia kerja merasa tidak membutuhkan suami untuk mencukupi kebutuhan mereka. ☡Satu dari empat pria Jepang berusia 50 tahun tidak pernah menikah. Pada 2030, angka tersebut diperkirakan naik menjadi satu dari tiga pria.

Sumber:
http://nationalgeographic.co.id/berita/2017/11/tren-kodokushi-mati-dalam-kesendirian-terus-tumbuh-di-jepang ================
Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Dari Redaksi #FareasternMuslimah
Menggiatkan opini #MuslimahTimurJauh untuk Kebangkitan Islam dari Timur
Facebook: https://m.facebook.com/MuslimahTimurJauh
Twitter #MuslimahTimurJauh @FareastMuslimah
Instagram @muslimah_timur_jauh


5

Sikap #Trump, Karena Tunduknya Rezim Dunia #Islam


Trump berani membuat pengumuman bahwa Al Quds akan menjadi ibu kota negara teroris 'Israel' karena mengerti betul, bahwa penguasa dunia Muslim tidak akan melakukan apa pun kecuali mengungkapkan retorika kosong terhadap tindakan tersebut. Trump mungkin yang membuat pengumuman tapi penguasa-penguasa keji inilah yang menulis skenario pengkhianatan Al-Quds dan keseluruhan Palestina


Sungguh umat ini tidak akan beristirahat sampai setiap inci tanah Palestina yang diberkati terbebaskan dari cengkeraman penjajah haus darah ini. Dan kami berdoa semoga ini segera terwujud, Biidznillah. (Dr. Nazreen Nawaz)

#AlQuds
#Jerusalem
#Palestine

https://www.facebook.com/nazreen.nawaz/posts/1566577473428915 ================ Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Dari Redaksi #FareasternMuslimah
Menggiatkan opini #MuslimahTimurJauh untuk Kebangkitan Islam dari Timur
Facebook: https://m.facebook.com/MuslimahTimurJauh
Twitter #MuslimahTimurJauh @FareastMuslimah
Instagram @muslimah_timur_jauh
Telegram channel https://t.me/FareasternMuslimah


213

Orasi Fahri Hamzah di #Reuni212: Sekarang Terminologi #Jihad Dikriminalisasi

Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan bahwa saat ini simbol-simbol keislaman sedang dikriminalisasi. Ia mencontohkan seperti kalimat takbir. “Sekarang ini, terminologi-terminologi jihad, takbir, semua ingin dikriminalisasi dan dimasukkan kedalam kategori hate speech. Di sebagian pejabat kita alergi dengan bendera seperti ini (Liwa dan Raya.red). Karena mereka menganggap itu ISIS,” ujarnya dalam orasi saat menghadiri reuni 212 di Monas pada Sabtu (02/12/2017). Ia juga menyebutkan bahwa jika umat Islam melihat ke sejarah, ulama-ulama memberikan fatwa kepada para Sultan untuk berjihad. Fahri menekankan, semangat jihad lah yang telah membebaskan negara ini dari penjajahan. “Ada musuh datang, sultan dan raja meminta fatwa kepada ulama lalu terjadilah Jihad fii Sabilillah. Membebaskan negara kita,” tuturnya.

Dan kita, kata dia, adalah umat pertengahan dan tidak ekstrim. Menurutnya, ekstrimitas adalah proyek Barat untuk memecah-belah Islam. “Ekstrimitas adalah proyek negara-negara Barat. Ekstrimitas adalah proyek pemecahbelahan. Bukan merupakan karakter dari umat Islam,” tukasnya.

Sumber : kiblat.net


Iringi geliat kebangkitan umat Muhammad Saw, bersatu dengan metode kenabian
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

مظاهرة حاشدة بإسطنبول دعما للقدس .
Massive demonstration in Istanbul for Jerusalem
#HandsOffAlQuds
#قروب_فلسطيني
#لا_لنقل_السفاره


0

Segeralah bangun dan bersatulah, wahai raksasa tidur! #OneUmmah

Sadarlah kepongahan si raja lalim dan yahudi laknat, kezhaliman sudah demikian telanjang dari Syam hingga Timur Jauh! Pendudukan Israel, AS dan Barat telah membuat #UmatMuhammadSaw menjadi entititas paling menderita secara global


Hari ini dengan entengnya si raja lalim Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) akhirnya mengakui Ibu Kota Israel adalah Yerusalem! Padahal itu adalah tanah Islam, dan tempat Masjidil Aqsha yang mulia! •

Iringi geliat kebangkitan umat Muhammad Saw, bersatu dengan metode kenabian
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


11

#Agama Jadi Tersangka

Oleh: Haedar Nashir


Ada apa dengan agama? Urusan radikalisme, terorisme, intoleransi, dan kekerasan banyak dikaitkan dengan agama dan umat beragama. Agama malah disebut produk impor layaknya barang dagangan. Ironisnya, ada sebagian golongan agama membeli isu radikalisme itu tanpa sikap kritis. Dalil dan fatwa keagamaan tentang radikalisme pun serta-merta dikeluarkan. Padahal, ranah lain tak kurang bermasalah dan menjadi sumber masalah kalau kita angkat secara objektif ke ruang publik. Radikalisme itu milik siapa saja tanpa pandang bulu. Sejarah mengenal radikalisme petani sebagai gerakan perlawanan


Tanyakan pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di #Papua, kenapa dan atas nama apa mereka menyandera dan berbuat teror terhadap orang-orang tak bersalah. Kelompok ini pun tidak disebut #teroris dan radikalis. Tentu selalu ada alasan untuk pembenaran, tetapi tampak sekali bias parameter yang dipakai ketika mengaitkannya dengan agama


Pandangan #Sekuler
Agama dan umat beragama seolah jadi terdakwa. Agama dianggap sumber radikalisme dan benih konflik yang membelah warga bangsa. Hingga di negeri ini mulai tumbuh pandangan kuat, janganlah membawa-bawa agama di ruang #publik. Simpanlah agama di ranah #domestik


Tampaknya, terdapat kecenderungan yang menguat di sebagian elite, pakar, dan warga bangsa tentang alam pikiran sekuler yang bersenyawa dengan proses demokratisasi dan hak asasi manusia yang liberal sebagaimana pandangan hidup masyarakat Barat yang berbasis pada humanisme-sekuler. Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang agama dan kepercayaan yang kontroversial dapat dibaca dalam aura alam pikir humanisme-sekuler itu. Pandangan yang demikian tentu tidak cocok dengan jati diri bangsa Indonesia yang beragama kuat dan berideologi Pancasila[...] versi utuh baca di page kami, link di bio 👆 👆
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

Part 2➡️Salah satu sumber otentik yang ditemukan sekaligus menjadi obyek penelitian adalah sebuah surat kabar yang terbit pada tahun 1924 hingga 1927 yang bernama Bandera Islam. Surat kabar yang sampai sekarang masih tersimpan dalam kondisi baik ini diterbitkan oleh Sarekat Islam: salah satu organisasi yang memperjuangkan Khilafah saat itu. Dahulu surat kabar ini digunakan oleh Sarekat Islam sebagai media propaganda dalam perjuangan khilafah. Oleh karena itu, Bendera Islam banyak memuat rekam jejak potret perjuangan khilafah pada masa itu, kita dapat memahami antusiasme perjuangan khilafah di Indonesia pada masa itu


Setelah penulis menelusuri dinamika umat Islam di Indonesia pada permulaan abad ke-20, terlihat bahwa perjuangan khilafah merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Tidak lama setelah Khilafah Turki Usmani diruntuhkan, sejumlah besar dari bangsa Indonesia yang terdiri dari para ulama, tokoh pergerakan Islam, serta elemen ummat Islam lainnya terlibat dalam perjuangan ini. Mereka merasa berkewajiban untuk memperbincangkan dan mencari penyelesaian dalam rangka membentuk khilafah baru


Pada Desember 1924 di Surabaya diadakan sebuah pertemuan yang dikenal dengan Kongres Al-Islam Luar Biasa. Kongres ini memang sangat luar biasa karena dihadiri oleh 68 organisasi Islam yang mewakili pusat maupun cabang juga dihadiri ulama-ulama dan ribuan umat Islam yang lain. Mereka yang hadir menyepakati sebuah rumusan khilafah yang baru. Rumusan tersebut yakni:

1. Agar dibentuk suatu Majelis Khilafah yang melaksanakan kekuasaan dan kewajiban khalifah atas dasar hukum-hukum Qur’an dan Hadits.
2. Kepala Majelis mengatur, menjaga, dan mengupayakan terlaksananya keputusan-keputusan Majelis
3. Kepala Majelis dipilih oleh Majelis berdasrkan Syari’ah yang disetujui atasnya dalam permusyawaratan khilafah kemudian pemilihan tersebut diumumkan agar mendapat pengakuan dari seluruh umat Islam di dunia
4. Majelis Khilafah mengupayakan persamaan paham dan peraturan bagi segala perkara hukum Islam
5. Majelis Khilafah hendaklah berada di Mekkah[...] selengkapnya baca di page kami, link di bio 👆 👆

Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

Semangat Bangsa #Indonesia Memperjuangkan #Khilafah Tahun 1924 (1/2)
oleh: Septian Anto W


Sesungguhnya perjuangan penegakan Khilafah Islamiyah merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah besar bangsa Indonesia. Penelusuran sumber-sumber sejarah yang ada menunjukkan bahwa segera setelah keruntuhan Khilafah Turki Usmani, sejumlah besar tokoh pergerakan beserta ummat Islam turut terlibat dalam perjuangan penegakan kembali Khilafah Islam. Sebut saja H.O.S. Tjokroaminoto, K.H. Agus Salim, K.H. Fakhrudin dan K.H. Mas Mansur. Mereka bukan sekadar pahlawan nasional, Lebih dari itu, mereka adalah aktor penting perjuangan Khilafah kala itu


Meskipun cukup singkat dan segera lenyap tergerus arus perjuangan nasionalisme, fakta sejarah ini harus diungkap supaya tidak ada missing link dalam sejarah perjalanan bangsa. Adalah hak seluruh anak bangsa untuk memahami sejarah perjuangan pendahulunya secara utuh tanpa ada yang disembunyikan. Dengan demikian, kita dapat memetik pelajaran berharga sebagai bekal untuk menjalani kehidupan saat ini


Perjuangan Khilafah 1924-1927

Eksistensi sejarah umat Islam Indonesia dalam memperjuangkan khilafah telah diamini oleh para sejarawan Indonesia maupun Barat. Diantaranya adalah apa yang dinyatakan oleh Prof. Deliar Noer, Prof. Aqib Suminto, dan Martin van Bruinessen dalam tulisan akademis mereka


Deliar Noer dalam disertasinya, The Modernist Muslim Movement in Indonesia 1900-1942 (Cornell University, 1962), menyatakan bahwa umat Islam di Indonesia tidak hanya berminat dalam masalah khilafah, tetapi juga merasa berkewajiban memperbincangkan dan mencari penyelesaiannya. Lalu Aqib Suminto dalam disertasinya, Politik Islam Hindia Belanda (IAIN Jakarta, 1985), menuturkan tentang pengaruh Pan-Islamisme di Indonesia dalam perjuangan khilafah saat itu. Dia menyatakan ada kaitan yang erat antara paham Pan-Islamisme dan jabatan Khalifah karena Khalifah merupakan simbol persatuan ummat Islam di seluruh belahan dunia[...] lanjut ke part 2. Follow @muslimah_timur_jauh


5

KH Ma’soem Bondowoso: #212 Hari Persatuan Umat Islam
#reuni212

Mediaumat.news - Pimpinan Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso KH Muhamad Ma’sum menyatakan 2 Desember 2016 (212) sebagai hari persatuan umat Islam. “212 adalah Hari Persatuan Umat Islam,” tegasnya kepada jutaan umat Islam dalam Reuni Akbar Alumni Aksi 212, Sabtu (2/12/2017) di Silang Monas, Jakarta.
Alasannya, karena pada saat itu hampir seluruh elemen umat Islam bersatu di sini untuk satu tujuan yang sama agar pemerintah melakukan tindakan hukum kepada Ahok yang telah menista Al-Qur’an. Dari Muhammadiyah ada, dari NU ada, dari FPI ada, dari Persis ada dan dari elemen umat Islam lainnya pun ada. “Dan sekarang pun elemen-eleman yang sama juga ada, maka pantaslah 212 dijadikan sebagai Hari Persatuan Umat Islam,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan perjuangan umat Islam tidak berhenti sampai Ahok dihukum. Karena masih banyak Ahok-Ahok yang lain dan Victor-Victor yang lain.


Iringi geliat kebangkitan umat Muhammad Saw, bersatu dengan metode kenabian
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

OTOPSI ATAS #IMPERIUM YANG SEDANG SEKARAT,
REVIEW BUKU “In the Shadows of the #American Century”

Alfred W. McCoy paling dikenal karena buku-bukunya yang banyak mengupas tentang peran CIA dalam perdagangan opium Asia Tenggara dan dalam penyiksaan di era Perang Dingin. Dia memanfaatkan keahliannya di bidang tersebut untuk menulis sebuah buku berikutnya, “In the Shadows of the American Century.” Dalam buku tersebut, McCoy menggambarkan bagaimana satu abad kebijakan luar negeri membuka jalan bagi kemunduran Amerika Serikat sebagai sebuah imperium. Ia juga menguraikan beberapa kemungkinan hasil untuk dekade yang akan datang.

Dimulai dengan Perang Spanyol-Amerika, McCoy membuat sebuah analisis historis untuk meneliti metode yang digunakan Amerika Serikat untuk memperluas peran globalnya, terutama setelah Perang Dunia II

McCoy menjelaskan bagaimana kebijakan seperti penggunaan drone di Timur Tengah, penyiksaan orang-orang tak berdosa selama invasi ke Irak, pembiaran perdagangan narkoba untuk mendanai para panglima perang, serta dukungan terhadap para diktator yang tidak populer, telah mengurangi keuntungan “soft power” yang pernah pernah dinikmati oleh AS di seluruh dunia.

Alfread W. McCoy, profesor sejarah dari University of Wisconsin-Madison, menggambarkan Amerika, dalam pemerintahan globalnya pada abad ke-20, seperti Athena dalam hal kemampuan untuk membentuk aliansi, seperti Romawi dalam hal penekanannya pada superioritas militer, dan seperti Inggris dalam hal visinya untuk menciptakan budaya global

Semua itu dilakukan dengan “pencarian inovasi teknologi tanpa henti dan tak kenal lelah.” Namun, di abad ke-21 ini, kekuatan AS semakin memudar. Untuk menjaga stabilitas global, di tengah semakin memudarnya kekuatan mereka, AS melakukan pendekatan dengan tiga elemen

Melakukan surveillance (pengawasan) massal yang belum pernah terjadi sebelumnya, meningkatkan kapasitas cyberwar yang berfokus pada pemberian informasi kepada militer, serta “pembangkangan” terhadap hukum internasional” sebagai bentuk arogansi kepemimpinan moral.[...] selengkapnya baca di page kami, link di bio 👆
_______________
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

Apakah Berpartisipasi dengan Festive Season (Perayaan #Natal dan Tahun Baru) adalah Tanda Rasa #Hormat dan #Toleransi?

oleh: Yasmin Malik •

Jika kita dibesarkan di Barat dan mengikuti sistem sekolah di negara-negara ini, kita diperkenalkan pada konsep rasa hormat dan toleransi dari usia dini. Kita diajari bahwa konsep-konsep ini terletak pada dasar masyarakat Barat dan bahwa warga yang tinggal di masyarakat ini harus menjunjung nilai-nilai tinggi ini. Praktik konsep-konsep ini di masyarakat Barat adalah bahwa seseorang harus bersikap toleran terhadap gagasan, pendapat, dan keyakinan yang berbeda, dan bahwa kita harus menghormati nilai-nilai dan tradisi orang lain


Kita juga diajarkan bahwa kita tidak perlu saling sepakat selama kita menunjukkan "rasa hormat dan toleransi", didasarkan pada penciptaan hubungan masyarakat yang baik. Dengan pemikiran ini, kita akan diajarkan tentang berbagai agama di dunia sebagai subjek pelajaran lain dan kita akan belajar tentang berbagai festival/perayaan dan tradisi yang termasuk dalam agama-agama ini sekaligus melakukannya. Rasa hormat dan toleransi ini juga mengharuskan kita untuk berpartisipasi dan membantu mengatur berbagai festival yang berbeda di sekolah meskipun mereka berasal dari sudut pandang kehidupan dan/atau agama yang berbeda dengan kita


Gagasan tentang rasa hormat dan toleransi terhadap nilai-nilai dan kepercayaan yang berbeda ini secara langsung berasal dari kerangka nilai liberal sekuler di mana kepercayaan orang lain dapat ditolerir dalam masyarakat, namun tidak tanpa batas. Keyakinan orang lain harus sejalan dengan jalan hidup liberal sekuler. Dari kalimat terakhir inilah kita mulai melihat retakan dalam manifestasi nilai-nilai rasa hormat dan toleransi dari perspektif liberal Barat. Jadi ya, kita akan diizinkan untuk merayakan festival Idul Fitri kita di sekolah atau di tempat kerja dengan cara yang sama dengan bagaimana kita diharapkan menghadiri perayaan Natal. Hal ini karena, dari jalan hidup #sekuler, tidak ada salahnya menghadiri perayaan agama apapun asalkan tidak mengganggu jalan hidup sekuler[...] selengkapnya baca di page kami, link di bio 👆 @muslimah_timur_jauh


0

Gus Nur sindir keras Menteri Agama di #aksi212 #IslamBersatu #oneummah mempertanyakan absennya sang menteri di forum akbar umat Islam 212


RepostBy @mediamuslimin: "Ini suara hati, suara ikhlas tanpa embel-embel materi atau tekanan pihak manapun.

Semoga Allah beri hidayah kepada seluruh pejabat dan pemimpin NKRI dan semoga Allah menjaga Ust Gusnur
#gusnur #reuni212 #reuniakbar212 #monas #gnpfulama #mediamuslimin #umatislambersatu #nkri #islamrahmatanlilalamin" ================ Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

Sistem #Kapitalisme Penyebab Kejahatan #Rasial dan #Agama (2/2)


Menarik untuk dicatat bahwa Jaksa Agung AS Jeff Sessions mengatakan pada akhir laporan di mana dia menyarankan untuk mengurangi proporsi kejahatan. Ini mencerminkan cara berpikir kapitalis. Sehingga dia tidak memikirkan tentang sistem yang bisa menghilangkan kejahatan, dan mencegahnya agar tidak terjadi lagi. Dia hanya memikirkan bagaimana menangani kejahatan ini, karenanya dia membuat sejumlah usulan dan saran, di antaranya: memperbaiki kinerja bersama di antara badan keamanan, serta melatih kembali jaksa dan petugas polisi untuk menangani kejahatan-kejahatan semacam ini dengan lebih baik, juga kecepatan dalam pengumpulan informasi dan saling menginformasikan di antara berbagai layanan keamanan. Semua usulan dan saran tersebut tidak mengarah pada pemberantasan kejahatan di masyarakat kapitalis, bahkan tidak menyebabkan tingkat penurunannya. Oleh karena itu, kita melihatnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Apakah mereka tidak menyadari bahwa sumber masalah dan penyebabnya yang langsung adalah sistem kapitalisme itu sendiri seperti yang kami jelaskan di atas


Sungguh, manusia tidak akan pernah merasakan hidup bahagia dan sejahtera selama kapitalisme masih dijadikan sebagai sistem hidupnya. Manusia tidak akan pernah merasakan hidup bahagia dan sejahtera kecuali dengan Islam yang diturunkan dari sisi Allah yang menciptakan manusia, yang mengetahui ciptaan-Nya, dan yang mengetahui apa saja yang terbaik untuk ciptaan-Nya. Allah SWT berfirman: “Siapa saja yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit.” (TQS. Thaha [20] : 123-124)


Ingat, bahwa semua itu akan terwujudkan hanya dengan menerapkan Islam dalam negara Khilafah yang mengikuti metode kenabian (‘ala minhājin nubuwah). Semoga tegaknya Khilafah tidak lama lagi. []Khalifah Muhammad/Muhammad Bajuri. Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 14/11/2017


Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

SISTEM #KAPITALISME PENYEBAB KEJAHATAN #RASIAL DAN #AGAMA [1/2]


Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengatakan dalam sebuah laporan bahwa jumlah kejahatan di Amerika yang dilakukan atas dasar intoleransi rasial dan agama, serta pemerkosaan telah meningkat secara dramatis dan mengejutkan. Laporan tersebut mencatat bahwa lebih dari 6.100 kejahatan, yaitu sekitar 5% lebih banyak dari tahun sebelumnya, termasuk 4.229 kejahatan karena alasan rasis.

Dalam konteks laporan tersebut, Jaksa Agung AS Jeff Sessions menyarankan langkah-langkah untuk memperbaiki kinerja bersama di antara badan keamanan, serta melatih kembali jaksa dan petugas polisi untuk menangani kejahatan-kejahatan semacam ini dengan lebih baik, juga kecepatan dalam pengumpulan informasi dan saling menginformasikan di antara berbagai layanan keamanan (sumber: Russia Today). *** *** *** Para penganut ideologi kapitalisme tidak menyadari bahwa ideologi yang dianut, diterapkan dan diberlakukan pada orang lain adalah penyebab dari semua masalah dan kejahatan


Sebab semuanya didasarkan pada pemisahan agama dari kehidupan (fashluddīn ‘anil hayāh), yang berarti memberi manusia hak untuk membuat undang-undang, serta hak untuk menentukan nilai dan cita-cita tertinggi masyarakat. Manusia memiliki akal dengan sifat-sifat yang beragam, berbeda, bertentangan dan terpengaruh oleh lingkungan, sehingga kamu dapati sifat-sifat itu ada pada satu orang yang sama, akibatnya dalam menghukumi suatu yang sama berbeda dari waktu ke waktu. Semakin lama umurnya. dan ketika pengetahuannya bertambah dari sebelumnya, maka berubah pula pandangan dan hukum-hukumnya, hingga kamu menemukan perbedaan hukum sekalipun pada satu orang yang sama, maka dalam menghukumi sesuatu berbeda-beda dari waktu ke waktu, dan berbeda-bedanya hukum itu akibat perbedaan lingkungan. Ketika dia berada di lingkungan tertentu dan mengeluarkan hukum, maka ketika dia berpindah ke lingkungan lain, hukumnya ikut berubah sesuai dengan perubahan lingkungannya. Di satu sisi, berapa banyak pertentangan yang kami lihat pada masing-masing manusia, bagaimana dia menghukumi sesuatu atau perbuatan pada satu waktu, fase umur dan lingkungan[...] lanjut ke part 2


0

8 Fakta #Kapitalisme Mesin Pembunuh di Muka Bumi [part 2]


Kenyataannya adalah, pertama, banyak orang yang tidak mampu hidup pada level konsumsi ini, dan ketika dorongan memenuhi sebagian orang untuk mencapainya, maka standar hidup manusia akan membutuhkan lebih dari 5 planet Bumi lainnya, tentu saja hampir sebagian besar orang tidak bisa hidup pada standar konsumsi ‘para elit’ ini
• ☡Ekonomi neo-liberal
Pada dasarnya, neo-liberalisme berpendapat bahwa profitabilitas, atau profitabillitas yang potensial merupakan satu-satunya nilai yang perlu diukur oleh situasi sosial: jika sesuatu memberikan profitabilitas, maka itu baik; jika ia menghalangi profitabilitas, maka ia buruk. Dengan kata lain, usaha untuk memperjuangkan udara bersih, atau air bersih, atau demi kesehatan dan keamanan pekerja merupakan hal yang buruk, karena itu semua mengurangi kesempatan atas profitabilitas. Bangkit dan menangnya agenda korporasi neo-liberal tidak terjadi hanya karena “market forces” atau globalisasi. Korporasi-korporasi terkuat di Amerika-banyak dari mereka korporasi terkuat di dunia- mengatur semuanya bisa terjadi; mereka mengembangkan konsensus mereka sendiri dan menggerakkan sumber daya dan jaringan mereka yang luas untuk mewujudkannya
• ☡Imperialisme untuk mendominasi dunia
Tujuan imperialisme adalah tujuan terburuk dalam peradaban manusia. Imperialisme bisa menghancurkan apapun untuk mencapai targetnya, mengeruk seluruh potensi kekayaan demi ketamakan mereka, termasuk menghidupkan mesin-mesin perangnya


Uang yang dialirkan oleh para imperialis kepada departemen perang –saya menolak untuk menyebutnya sebagai “pertahanan”- dan pada sekutu korporasinya adalah uang yang tidak bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, memperbanyak pendidikan gratis, membangun kembali infrastruktur, mengatasi perubahan iklim, atau mencapai kebutuhan sosial warga. Semua uang itu bukan untuk kepentingan rakyatnya, namun demi penguasaan dunia bagi mereka yang ikut andil menanamkan uang di dalamnya[...] baca lengkap di page kami link di bio 👆 👆 Follow @muslimah_timur_jauh


0

8 Fakta #Kapitalisme adalah Mesin Pembunuh di Muka Bumi [part1]

Dr. Kim Scipes, seorang pakar sosiolog asal Amerika menyatakan bahwa Kapitalisme telah menjadi mesin pembunuh di bumi. Sebagai mesin pembunuh, ia tidak bisa diperbaiki, ia harus diganti. Tapi, untuk melakukannya kita tidak boleh takut untuk melihat, berpikir, mendiskusikan, dan mengatur batas-batas di luar kapitalisme; jika kita membatasi diri kita pada kemungkinan-kemungkinan di bawah kapitalisme, hancurlah kita
• ☡Terkait Labour movement, atau pergerakan buruh.
Lembaga-lembaga buruh sesungguhnya menjadi wadah pergerakan buruh untuk memenuhi industri kapital. Semua pergerakan buruh adalah bagian dari kesepakatan yang terjalin antara penguasa kapital, untuk mengeksploitasi demi eksistensi kapitalisme, yang tak memberikan manfaat apapun bagi tenaga kerja dunia ketiga. Pemerintah Amerika membiayai organisasi buruh yang beroperasi secara global, Pusat Solidaritas AFL-CIO beroperasi di lebih dari 60 negara di seluruh dunia dengan melakukan imperialisme buruh, mengontrol penuh kebijakan para pekerja. Menurutnya, tak ada solusi level nasional dalam masalah ini, semua hanya bisa diselesaikan dengan solusi global
• ☡Kerusakan lingkungan dan perubahan iklim.
Aktor utamanya adalah para korporasi modern dan para pemimpin negara bangsa. Tindakan-tindakan yang mengancam kehidupan ini merupakan produk dari sistem ekonomi kapitalisme global dalam wujudnya di zaman sekarang; tindakan-tindakan ‘beraroma militer’ negara bangsa yang dikenal dengan nama imperialisme; dan aktor domestik yang mendukung produksi bahan bakar fosil serta turunannya untuk menumbuhkan ekonomi domestik. Kapitalisme benar-benar mengancam eksistensi seluruh manusia, hewan, dan hampir semua tumbuhan di planet jika emisi gas Rumah Kaca tidak dikurangi hingga tahun 2030
• ☡Konsumerisme
Konsumerisme yang didorong oleh kapitalisme-ini lebih dari sekedar hubungan produksi. Ketika anda melihat representasi visual seperti Lexus, BMW, minuman terbaik, parfum termahal, barang-barang branded bernilai jutaan dollar, kapal pesiar termewah, itu merupakan produk ‘kotoran’ para kapitalis global saat kita terbang secara internasional[...] lanjut part 2


0

NOVANTO

4 September 2015, dalam sebuah sesi kampanye pemilihan presiden AS, Donald J Trump memberikan sanjungan tinggi kepada Setya Novanto (62), “This is a very amazing man. He’s a Speaker of The House Indonesia. Novanto, one of the most powerful man, a great man, and his whole group is here to see me today and we will do great things for The United States.” Sebuah pujian eksplisit yang menunjukkan siapa dan bagaimana sepak terjang sang Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Golkar


Harus diakui Novanto adalah politikus yang licin dan menarik. Situs berita Kumparan.id mengidentikkan Novanto dengan Don Carleone, tokoh utama novel bestseller The Godfather. Dalam novel karya Mario Puzo yang rilis 1969 itu, ada kalimat yang berbunyi, ”Di balik setiap kekuasaan besar, ada sebuah kejahatan.” Kalimat tersebut sebenarnya pertama kali ditulis oleh Honoré de Balzac (1799-1850). Balzac adalah pengarang yang menulis sejumlah novel dan cerita pendek. Salah satu kumpulan cerpennya diberi judul La Comédie humaine atau Komedi Manusia. Kalimat tersebut direproduksi Mario Puzo dalam novelnya The Godfather. Novel ini lalu difilmkan dengan sutradara Francis Ford Coppola dan dirilis tahun 1972 dengan bintang Al Pacino serta Marlon Brando


Media kerap menggunakan analogi kisah dalam novel The Godfather untuk menakar kekuatan dari Setya Novanto yang terlibat dalam belasan kasus hukum salah satunya skandal korupsi e-KTP. Novanto disangkakan sebagai dalang yang mengatur skenario penilepan uang e-KTP senilai Rp 2,3 triliun


Di era Demokrasi tidaklah mudah menjadi pejabat publik, apalagi pejabat publik yang jujur, politisi jujur. Dalam praktiknya hampir semua politikus yang terjun ke dunia politik masih dengan mentalitas animal laborans, yakni memiliki orientasi kebutuhan hidup dan obsesi akan siklus produksi-konsumsi sangat dominan. Politikus cenderung menjadikan politik tempat mata pencaharian utama. Sindrom yang menyertai salah satunya adalah korupsi (Haryatmoko: 2014)


Walhasil, yang muncul adalah politisi-politisi semu (pseudo-politician), yang jauh dari kualitas dan kredibilitas[...] baca selengkapnya di page kami, link di bio 👆 👆 Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


0

[Part 3]
Melihat Kemajuan Negeri “tanpa #Agama” dengan Kaca Pembesar

Al Quran dan as Sunnah tidak dikaji serius seperti mengkaji ilmu dari Barat. Wajar jika mereka menjadi inferior dengan Islam. Bahkan mereka latah merasa 'terancam' dengan Islam persis seperti rezim rezim Barat yang membabi buta membungkam dakwah Islam, melabeli aktivisnya radikal, ekstrimis dan teroris. Bahkan resep "deradikalisasi" pun mereka copy paste dari solusi Barat demi membasmi ancaman kebangsaan, persis seperti suri tauladan mereka di Barat!

Ingatlah perkataan ulama: kaum Muslim mundur karena meninggalkan agamanya, sedangkan Barat maju karena meninggalkan agama mereka. Sesungguhnya Islam membawa sejuta harapan akan solusi peradaban, Syariahnya adalah rahmat semesta alam yang tak lekang oleh jaman, dan para pengemban dakwahnya adalah mereka yang mempersembahkan hidup mereka mendalami Quran dan berjuang mengemban cita-cita masa depan umat dari Muhammad Saw sang suri tauladan. Adalah kembalinya Islam sebagai satu kesatuan sistem inilah yang akan menjadi perisai sekaligus obat dari wabah krisis identitas yang melanda pemuda Muslim di seluruh dunia, seperti sabda Rasulullaah:
اْلإِسْلاَمُ يَعْلُوْ وَلاَ يُعْلَى عليه
“Islam itu tinggi dan tidak ada yang mengalahkan ketinggiannya.” (HR. Daruqthni)

Ditulis untuk Kantor Media Pusat Hizb ut Tahrir oleh
Fika Komara
Anggota Kantor Media Pusat Hizb ut Tahrir

sumber:
http://hizb-ut-tahrir.info/en/index.php/2017-01-28-14-59-33/news-comment/14257.html ================ Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Dari Redaksi #FareasternMuslimah
Menggiatkan opini #MuslimahTimurJauh untuk Kebangkitan Islam dari Timur

Follow 👉👉👉@muslimah_timur_jauh
Follow 👉👉👉@muslimah_timur_jauh
Follow 👉👉👉@muslimah_timur_jauh


8

[Part 2]
Melihat Kemajuan Negeri “tanpa #Agama” dengan Kaca Pembesar

Sebuah artikel dari the Independent Oktober lalu, bisa menjadi salah satu kaca pembesar bagi kita, dalam melihat profil negeri tanpa agama itu. Artikel yang berjudul 8 signs #Japan has become a 'demographic time bomb' mengindikasikan ada problem kronis dalam peradaban mereka. Kepunahan. Lima tahun terakhir isu bom waktu demografi di Jepang banyak mewarnai pemberitaan media-media internasional. Teknologi yang maju ternyata diiringi dengan krisis sosial, keruntuhan institusi keluarga, tingginya angka bunuh diri, hingga anjoknya angka kelahiran dan pernikahan akibat massifnya pelibatan perempuan sebagai angkatan kerja. Kemajuan dan modernitas yang ditawarkan Kapitalisme justru menjadi resep manjur bagi arus massal dehumanisasi bagi umat manusia, karena membuat masyarakatnya lebih menghargai materi dan kesenangan fisik daripada bangunan masyarakatnya, dan abai terhadap kemanusiaan, kekeluargaan dan pelestarian ras manusia itu sendiri.
Lalu apalah artinya kemajuan ilmu, teknologi dan infrastruktur jika manusianya punah? Apa artinya jika kekeluargaan hilang? Apa artinya jika kemanusiaan sirna? Sejatinya apakah pembangunan fisik itu untuk manusia /atau/ manusia yang diperbudak oleh pembangunan teknologi? Inilah pangkal kegagalan peradaban sekuler yang menawarkan kemajuan beracun pada negeri-negeri Muslim, dikatakan beracun sebab di tengah keberlimpahan ilmu pengetahuan, di tengah kemajuan teknologi yang luar biasa, sangat banyak manusia gagal dalam mengatur kehidupan pribadinya dan gagal dalam membangun peradaban.

Betul adalah kenyataan bahwa dunia Islam memang sedang tertatih-tatih bangkit dari kemunduran dan keterbelakangannya, dengan segudang pekerjaan rumah dan tantangan kebangkitannya. Seorang Muslim memang perlu mengambil hikmah dari kaum manapun. Tapi tetap harus punya filter dan kerangka identitas, serta komitmen yang kuat mempelajari ajaran Islam itu sendiri, bukan malah meninggalkan Islam dan mati-matian belajar ke Barat.
Lanjut ke part 3

Follow @muslimah_timur_jauh


6

[Part 1]
Melihat Kemajuan Negeri “tanpa #Agama” dengan Kaca Pembesar

Berita:
Minggu-minggu terakhir Indonesia dikejutkan dengan keputusan seorang selebriti Muslimah melepas hijabnya. Dia mengakui melepas hijab karena menemukan banyak kebaikan selain Islam dari banyak negara lain di program travelling yang dipandunya. Tiga bulan sebelum melepas hijab sang selebriti ini mengungkap kekagumannya terhadap Jepang melalui akun instagramnya, dua hari berkunjung ke #Jepang membuatnya mengambil kesimpulan bahwa tanpa kepercayaan terhadap agama samawi tertentu, masyarakat Jepang begitu menjunjung tinggi nilai moral, kemanusiaan, ketertiban dan kedisplinan. Diakhir ia menutup catatannya dengan sebuah pertanyaan: kalau hidupmu sudah sebaik ini tanpa agama, lalu kenapa kamu ingin mencari Tuhan dan ingin memiliki agama?

Komentar:
Selama ini banyak umat Islam yang begitu terpesona oleh peradaban Barat termasuk Jepang sebagai negara kapitalis Timur yang maju. Kemajuan fisik serta kemegahan yang telah dicapai oleh negara maju banyak menyilaukan sebagian Muslim, bahkan dengan terburu-buru sang selebriti menyimpulkan bahwa jika sudah mendapat banyak kebaikan dalam hidup, untuk apa kita beragama? Sebuah kesimpulan gegabah hanya dalam kunjungan singkat dua hari ke Jepang, yang berangkat dari mental #inferior akibat krisis identitas!

Sesungguhnya inferioritas dan #krisis identitas inilah yang diharapkan oleh pihak-pihak yang memusuhi Islam dan mereka berkepentingan mempromosikan Islamophobia agar Muslim melihat agamanya sendiri dengan tatapan malu dan minder, juga agar kaum Muslimah meninggalkan atribut hijabnya, lalu beralih memuja muji tatanan kehidupan sekuler dan #liberal. Peradaban “tanpa agama” yang sesungguhnya asing itu akhirnya diperlakukan dengan penuh hormat dan takzim oleh sebagian umat Islam, padahal Jepang pernah menjajah negeri ini, merobek kedaulatan, menjarah kekayaannya, serta menodai kehormatan kaum perempuan negeri ini.
Lanjut ke part 2

Follow @muslimah_timur_jauh


33

Bachtiar Nasir: Saya Yakin Kebangkitan #Islam Akan Muncul di #Indonesia

Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengadakan acara silaturahmi dengan tokoh-tokoh dari organisasi masyarakat dan lembaga Islam se-Solo Raya pada Ahad (19/11/2017)


Ustadz Bachtiar Nasir, selaku Sekretaris Jenderal MIUMI mengatakan acara tersebut dalam rangka membangun Indonesia lebih baik dengan ilmu para ulama serta adab-adab yang baik dari segenap ulama.
“Sebuah pergerakan yang akan membangun Indonesia dengan ilmu dan adab,” ujarnya dalam acara di Pondok Takmirul Islam, Surakarta itu


Pria dengan sapaan akrab UBN itu juga mengatakan, bahwa peradaban Islam pada abad ini akan muncul dari Indonesia. Ia menceritakan saat berada di Mekkah dalam rangka umrah. Di sana ia berjumpa dengan beberapa tokoh dunia dan membicarakan soal kebangkitan Islam. “Waktu itu di dalam diri saya, ada bangga, sedih dan ragu. Tapi saya yakin, kita pasti bisa, insyaAllah,” katanya.

Adanya silaturahmi, kata dia, untuk mengobati luka lama agar sikap saling meremehkan dan mementingkan kelompok sendiri tidak terulang kembali. Seperti dulu ketika Masyumi harus bangkit sendiri, begitu juga dengan NU. “Apakah luka lama akan kita teruskan terus, sehingga kita terpecah,” sambungnya. “Saya berharap pertemuan seperi ini menjadi model yang lebih kuat untuk memenangkan (Islam) di masa depan,” katanya. (kiblat.net) ================ Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Dari Redaksi #FareasternMuslimah
Menggiatkan opini #MuslimahTimurJauh untuk Kebangkitan Islam dari Timur
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


7

Hak Dasar Jutaan #Anak #Suriah Belum Terpenuhi


Organisasi Hak Pengungsi Internasional menyatakan bahwa jutaan anak-anak di Suriah terus kehilangan hak-hak mereka yang paling mendasar. Dalam hal ini, wakil ketua organisasi tersebut Abdullah Resul Demir mengungkapkan bahwa anak-anak Suriah telah kehilangan hak mereka seperti pendidikan, kesehatan dan perlindungan dari kekerasan. “Perang ini telah mempengaruhi nasib anak-anak, oleh karena itu mereka saat ini sangat membutuhkan pertolongan,” katanya pada Ahad (19/11/2017)


Selain itu, Demir juga membeberkan bahwa semua badan hukum dan kemanusiaan internasional gagal untuk memenuhi hak-hak anak-anak Suriah selama bertahun-tahun.“Hak-hak anak ditentukan oleh hukum internasional. Namun dalam enam tahun terakhir, kita telah melihat bahwa nasib anak-anak Suriah perlu dipertanyakan, semua hukum dan kemanusiaan internasional gagal,” ungkapnya


Terkait permasalahan ini, Mohammad Omar Selum yang tinggal di sebuah kamp pengungsi di Idlib mengaku “menginginkan kehidupan normal seperti anak-anak lain”.
Selanjutnya, Amal al-Ghafir yang kehilangan kaki kirinya dalam serangan udara rezim Assad berharap tidak ada anak Suriah yang menangis. “Untuk Hari Anak Sedunia, saya hanya berharap agar tidak ada anak yang menangis atau merasa sedih,” paparnya


Di akhir, Demir mencatat bahwa laporan UNICEF pada bulan September 2017 telah menunjukkan bahwa total 8,5 juta anak di Suriah dan 2,5 juta di luar negeri terpengaruh oleh konflik tersebut. Dia menambahkan bahwa 8 dari 10 anak-anak Suriah adalah “anak-anak perang” dan 1,7 juta orang tinggal di wilayah konflik yang paling intens, sementara 2 juta orang tidak dapat pergi ke sekolah


Sumber: Anadolu Agency
================ Iringi geliat kebangkitan umat dengan Menyebarkan Opini ini
Dari Redaksi #FareasternMuslimah
Menggiatkan opini #MuslimahTimurJauh untuk Kebangkitan Islam
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh
Follow 👉 @muslimah_timur_jauh


1

Why Were These Indian Muslims Executed During WW1?

Mengapa Muslim India Ini Dieksekusi Selama Perang Dunia I?
PD I Pemberontakan di Singapura


Pasukan Muslim, yang dipaksa untuk bergabung dengan Militer Inggris di bawah pendudukan Inggris atas India, memberontak ketika mereka diperintahkan untuk melawan sesama Muslim dari Utsmani. Akibatnya mereka dieksekusi dengan brutal oleh regu tembak Militer Inggris


World War 1 was officially under way and The Ottoman Empire had entered the war siding with their German allies. Sultan Mehmet V called on Muslims around the world to take up arms against the British Empire and its allies. This was significant as the Sultan was considered by Muslims all around their world as their leader though half of the world’s Muslims lived under British, French or Russian rule. The Sultan was the head of the caliphate, a system of Islamic governance which began after the demise of the Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him) and ended with the fall of the Ottoman empire


http://ilmfeed.com/why-were-these-indian-muslims-executed-by-the-british-during-ww1

Grab your reward from Allah Swt through spreading this #FareasternMuslimah message widely, the opinion maker for Muslims revival in South East Asia
.
.
.
Follow @muslimah_timur_jauh
Follow @muslimah_timur_jauh
Follow @muslimah_timur_jauh


1

Jemputan ke International Khilafah Conference Kuala Lumpur 2017 #Malaysia
oleh Hamza Qureishi, Hizbut Tahrir #Australia


0